LDII Lampung Selatan Dukung Penguatan Kompetensi Juru Sembelih Halal

Kalianda (28/1). Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Lampung Selatan, Sugiono, menghadiri Pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) berbasis kompetensi yang digelar di Kantor PCNU Lampung Selatan, Sabtu (24/1). Kehadiran tersebut menjadi bentuk dukungan LDII terhadap peningkatan kualitas juru sembelih halal yang profesional dan sesuai syariat Islam.
Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Lampung Selatan yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Anton Carmana. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penyembelihan hewan memiliki dimensi ibadah yang tidak bisa dipisahkan dari ketentuan syariat. “Penyembelihan hewan bukan sekadar proses teknis, tetapi bagian dari ibadah. Karena itu, standarisasi penyembelihan halal menjadi aspek penting untuk menjamin keabsahan dan kehalalan daging yang dikonsumsi masyarakat,” ujarnya.
Anton juga menekankan peran strategis juru sembelih halal sebagai garda terdepan dalam memastikan kesehatan hewan dan keabsahan proses penyembelihan, khususnya untuk kebutuhan kurban dan akikah.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Lampung Selatan, Sugiono, mengapresiasi terselenggaranya pelatihan tersebut dan menilai keberadaan juru sembelih halal yang kompeten sangat penting bagi ketenangan masyarakat. “LDII mendukung penuh pembinaan dan pelatihan juru sembelih halal yang dilakukan secara berkelanjutan. Juru sembelih halal merupakan garda terdepan dalam memastikan proses penyembelihan sah secara syariah, sehingga memberi rasa aman dan kepercayaan bagi masyarakat,” tegasnya. Ia menambahkan, LDII juga turut mengirimkan juru sembelih untuk mengikuti pelatihan tersebut.
Senada dengan itu, Ketua DPD JULEHA Lampung Selatan, Ahmad Al-Akhran, menjelaskan bahwa pelatihan Batch 2 ini menargetkan 100 peserta. Hingga penutupan pendaftaran, tercatat 95 peserta atau 95 persen dari target telah mendaftar. “Peserta berasal dari berbagai kecamatan di Lampung Selatan, seperti Palas, Way Sulan, Sidomulyo, Sragi, dan Natar, serta sebagian dari Kabupaten Lampung Utara. Antusiasme ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya produk halal,” ungkapnya.
Melalui pelatihan ini, para pemangku kepentingan berharap terwujud juru sembelih halal yang kompeten, tersertifikasi, dan mampu mendukung pembangunan ekosistem halal yang berkualitas di Kabupaten Lampung Selatan.
Oleh: Ahmat Nurdin (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
