Tekankan Kolaborasi Strategis Bangun Jakarta, Gubernur Hadiri Pengukuhan Pengurus LDII

Jakarta (29/1). Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) DKI Jakarta masa bakti 2025–2030 yang digelar di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Jumat (23/1). Kehadiran Pramono menegaskan pentingnya kolaborasi strategis antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan organisasi kemasyarakatan dalam pembangunan ibu kota.
Dalam keterangannya di sela acara, Pramono menilai sinergi pemerintah dengan ormas seperti LDII sangat krusial untuk menjangkau masyarakat hingga tingkat akar rumput. Menurutnya, LDII memiliki peran nyata dalam meningkatkan kesadaran warga, terutama terkait kebersihan lingkungan dan kemandirian ekonomi. “Kami tidak bisa bekerja sendiri dalam menata Jakarta. Saya mengapresiasi langkah nyata LDII yang turun langsung membina warga. Fokus kita bukan hanya membangun fisik kota, tetapi juga membangun karakter dan ekonomi masyarakat agar kemiskinan bisa ditekan bersama serta lingkungan tetap lestari,” ujarnya.
Ia juga mengajak jajaran pengurus DPW LDII DKI Jakarta yang baru dikukuhkan oleh Ketua Umum DPP LDII Chriswanto Santoso untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemprov DKI Jakarta demi mewujudkan Jakarta yang nyaman dan bermanfaat bagi seluruh warganya. “Saya berharap ke depan kita bisa terus bersilaturahmi dan berkolaborasi. Bahkan, saya berpesan agar di bulan Ramadan nanti LDII sesekali mengundang saya kembali untuk bersilaturahmi,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Umum DPP LDII Chriswanto Santoso dalam arahannya meminta pengurus DPW LDII DKI Jakarta segera bekerja dan mengimplementasikan delapan klaster pengabdian LDII, meliputi kebangsaan, dakwah, pendidikan, ekonomi syariah, kesehatan herbal, ketahanan pangan dan lingkungan, teknologi digital, serta energi baru terbarukan.
Chriswanto secara khusus menyoroti persoalan lingkungan di Jakarta. Ia mendorong warga LDII untuk terlibat aktif dalam aksi nyata menjaga kebersihan, terutama menjelang bulan suci Ramadan. “LDII Jakarta harus terus bersinergi dengan Pemprov DKI. Menyambut Ramadan, kami akan menggerakkan aksi membersihkan Kali Ciliwung dari hulu hingga hilir. Kami berharap kontribusi ini dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga Jakarta,” tegasnya.
Selain isu lingkungan, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam penguatan ekonomi umat serta pendidikan karakter sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan di ibu kota.
Acara pengukuhan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris, Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PAN Bambang Kusumanto, Kepala Badan Kesbangpol DKI Jakarta M. Matsani, Ketua dan Sekretaris FLO DKI Jakarta Juaini Yusuf dan Endah S. Parjoko, Pengurus Majelis Dakwah Islamiyah Ashraf Ali, Ketua FKUB DKI Jakarta Yusuf Aman, Ketua Senkom DKI Jakarta Ngadiyo, Sekjen PB IPSI Teddy Suratmaji, serta Ketua Yayasan Pendidikan Laboratorium Pancasila Hamry Gusman. [ANR]
Oleh: Cak Aziz01.03 (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
