Bitung (30/1). Pengurus Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Kecamatan Aertembaga, Kota Bitung, masa bakti 2025–2030 resmi dilantik dan dikukuhkan pada Senin (26/1). Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Masjid Al Mansyurin Tinombala, Kelurahan Pateten Dua, mulai pukul 15.00 WITA.
Pelantikan dan pengukuhan dilakukan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bitung Yahya Pasiak. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Kemenag Kota Bitung, Kepala KUA Kecamatan Aertembaga Kisman Sangkilang, Ketua DPD LDII Kota Bitung Ardi Mustamin, para imam masjid, serta pengurus BKM se-Kecamatan Aertembaga.
Dalam sambutannya, Yahya Pasiak menegaskan bahwa BKM memiliki peran penting dalam memastikan pengelolaan masjid berjalan secara profesional dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan keagamaan, pendidikan umat, serta penguatan nilai-nilai sosial di tengah masyarakat.
“Masjid adalah pusat peradaban umat. Pengurus BKM harus mampu menjaga amanah ini dengan mengelola masjid secara transparan, profesional, dan penuh kebersamaan,” ujar Yahya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pengurus masjid, pemerintah, dan masyarakat dalam menjalankan berbagai program keagamaan agar manfaat masjid dapat dirasakan secara luas oleh umat.
Sementara itu, Imam Masjid Al Mansyurin Tinombala Ahmad Fauzi menyambut baik dilantiknya pengurus BKM yang baru. Ia berharap kepengurusan periode 2025–2030 dapat semakin mengoptimalkan peran masjid sebagai pusat ibadah sekaligus kegiatan sosial yang bermanfaat bagi jamaah.
“Kami berharap pengurus BKM yang baru mampu meningkatkan pelayanan keumatan serta menjadikan masjid sebagai ruang pembinaan yang menyejukkan dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ungkapnya.
Pelantikan ini menandai dimulainya masa kerja Pengurus BKM Kecamatan Aertembaga periode 2025–2030. Para pengurus diharapkan mampu mengoptimalkan fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat dan penguatan harmoni sosial di wilayah Aertembaga.