LDII Siap Bersinergi Jaga Kondusivitas Jambi melalui Forum Ormas Polda

Jambi (3/2). Direktorat Intelijen Keamanan (Dit Intelkam) Polda Jambi menggelar pertemuan strategis bersama sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) guna memperkuat toleransi dan mengantisipasi potensi konflik keagamaan di wilayah Jambi. Kegiatan ini menjadi forum dialog untuk membahas isu toleransi dan intoleransi sebagai dasar langkah penanganan yang tepat oleh aparat di lapangan.
Dalam diskusi tersebut, perwakilan LDII, Daprianto, menegaskan komitmen organisasinya dalam menjaga persatuan bangsa dan kerukunan antarumat beragama. Menurutnya, LDII terus berupaya mengantisipasi berbagai bentuk tindakan intoleransi demi menjaga stabilitas masyarakat. “Kami berkomitmen menjaga persatuan dan kerukunan, serta mengedepankan sikap bijak dalam menyikapi perbedaan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Meski diakui potensi kerawanan tetap ada, para peserta sepakat bahwa kemampuan menyikapi dan mengantisipasi situasi menjadi kunci utama agar konflik tidak berkembang. Menyikapi adanya penilaian negatif dari oknum tertentu, perwakilan ormas menegaskan pentingnya tidak bersikap reaktif dan lebih memilih pendekatan yang konstruktif.
Perwakilan Majelis Tafsir Al-Qur’an (MTA) turut menyampaikan pengalamannya dalam menghadapi dinamika organisasi. Sebagai yayasan pendidikan dan dakwah, MTA menekankan pentingnya menghargai perbedaan pendapat. Mereka juga mengungkapkan bahwa organisasinya sempat mengalami pelarangan pada 2011 akibat kesalahpahaman, namun berhasil memenangkan proses hukum pada 2013 dan kembali beraktivitas secara legal, termasuk menyelenggarakan pengajian rutin bulanan.
Sementara itu, Dit Intelkam Polda Jambi memberikan sejumlah arahan strategis kepada pengurus ormas. Di antaranya, pentingnya sosialisasi aturan agama dan perundang-undangan kepada warga, kewajiban berkoordinasi dengan Polsek atau Polres setempat untuk kegiatan yang melibatkan massa, serta dorongan pembentukan forum persatuan antarormas. “Kami berharap komunikasi dan koordinasi antarormas dapat terus diperkuat agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif,” ujar perwakilan Dit Intelkam Polda Jambi.
Melalui langkah preventif dan dialog terbuka ini, Polda Jambi berharap tercipta suasana yang aman, toleran, dan harmonis di tengah keberagaman masyarakat.
Oleh: S07WIN (Jambi 08.09) Wiwin Eka Putra (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
