Jadi Penguji Eksternal UKK DKV SMKN 1 Bagor, Pemuda LDII Kota Kediri Tekankan Pentingnya Penguasaan Skill

Nganjuk (6/2). Pemuda Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Kediri dilibatkan sebagai penguji eksternal dalam pelaksanaan Uji Kompetensi Kejuruan (UKK) Tahun Pelajaran 2025–2026 bagi siswa jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) SMKN 1 Bagor, Kabupaten Nganjuk. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (4/2).
UKK menjadi tahap akhir penilaian kompetensi siswa setelah menempuh proses pembelajaran selama tiga tahun di bangku sekolah menengah kejuruan. Dalam ujian tersebut, para siswa mempresentasikan karya berupa poster dan video promosi produk yang telah dipersiapkan selama satu minggu sebelumnya.
Penguji eksternal berasal dari kalangan praktisi industri kreatif, di antaranya Yuda Langgeng dari Pemuda LDII Kota Kediri yang juga founder CV Profdesain Kreatif Media, serta Dody Priyatmono dari Dody Animation.
Yuda Langgeng menilai pelaksanaan UKK berjalan dengan baik. Menurutnya, para siswa mampu menampilkan karakter dan pendekatan yang beragam dalam mempresentasikan hasil karya mereka.
“UKK hari ini alhamdulillah secara umum berjalan dengan lancar. Siswa-siswi memiliki ciri khas masing-masing dalam mempresentasikan tugas yang telah disusun satu minggu sebelumnya, yaitu membuat beberapa poster dan video promosi produk,” ujar Yuda.
Ia menegaskan bahwa UKK bukan sekadar ujian formal, melainkan titik puncak dari seluruh proses pembelajaran yang telah dijalani siswa selama tiga tahun. Oleh karena itu, kesiapan mental dan kemauan untuk terus belajar menjadi hal yang sangat penting.
“Yang kita tekankan kepada mereka adalah bagaimana mau terus belajar untuk memantaskan diri menghadapi ujian, karena UKK ini adalah titik puncak dari proses belajar selama tiga tahun,” jelasnya.
Lebih lanjut, Yuda memotivasi para siswa agar terus mengembangkan kemampuan dan tidak berhenti mengasah keterampilan yang dimiliki. Menurutnya, keahlian di bidang DKV memiliki relevansi tinggi dengan kebutuhan di era modern.
“Kalian para siswa harus terus memiliki motivasi untuk bertumbuh, karena dengan memiliki skill di bidang DKV ini berarti kalian sudah memegang sebuah kunci di era modern,” pesannya.
Ia juga menambahkan bahwa ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di jurusan DKV merupakan modal berharga yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai pilihan karier ke depan.
“Jika kalian bisa memanfaatkan ilmu selama menimba ilmu di DKV, itu akan menjadi modal berharga ke depannya, apa pun pilihan jalan karier kalian nanti,” tambahnya.
Sementara itu, penguji lainnya, Dody Priyatmono, turut memberikan apresiasi dan motivasi kepada para siswa atas usaha yang telah ditunjukkan selama UKK berlangsung.
“Terlepas dari kekurangan dan kelebihan yang ada selama kalian mempresentasikan tugasnya, harapan saya kalian tetap semangat belajar memperdalam keilmuan di bidang DKV ini,” ujarnya.
Menurutnya, UKK menjadi sarana latihan awal bagi siswa untuk menghadapi dunia kerja yang menuntut kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan memenuhi tenggat waktu.
“Ini adalah latihan kalian semua untuk menghadapi dunia kerja nantinya, di mana juga terdapat tugas beserta deadline yang harus dipenuhi. Karena itu, mulai sekaranglah waktu paling tepat untuk melatih kedisiplinan,” tutupnya.
Oleh: Yuda Langgeng (contributor) / Riska Sabilah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
