Kepala KUA Tanah Abang Soroti Tantangan Generasi “Skip”, Dorong Sinergi dengan LDII

Jakarta (6/2). Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Muhammad Faiz Arrauhi, menyatakan kepeduliannya terhadap kondisi generasi muda saat ini yang ia sebut sebagai generasi “skip”. Hal tersebut disampaikannya saat menerima kunjungan silaturahmi Ketua dan Sekretaris Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Tanah Abang, Rofiq Sujarwanto dan Abdul Rohman, di Kantor KUA Tanah Abang, Senin pagi (2/2).

Menurut Muhammad Faiz, generasi “skip” merujuk pada generasi milenial dan generasi alpha yang cenderung menyukai hal-hal instan. Ia menjelaskan, jika dalam hitungan detik suatu konten tidak menarik perhatian, maka dengan mudah mereka akan melewatinya dengan menggulir layar gawai untuk mencari tontonan lain.

“Ini memiliki sisi bahaya bagi kita yang berhubungan dengan generasi tersebut, khususnya dalam hal ingin menyampaikan ilmu sebagai bagian dari usaha menjaga kualitas moral mereka melalui pendekatan agama. Sebab jika kita salah dalam memilih cara pendekatannya atau bahkan dianggap tidak menarik untuk mereka terima, maka hal tersebut bisa dikatakan gagal,” tegasnya.

Muhammad Faiz mengaku senang menerima kunjungan silaturahmi dari LDII Tanah Abang. Ia menilai LDII sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan Islam di wilayah Tanah Abang yang konsisten menjalankan dakwah bilhal (aksi nyata), khususnya dalam menjaga akidah dan muamalah generasi muda sebagai generasi penerus bangsa dan agama.

Sementara itu, Rofiq Sujarwanto menyampaikan bahwa LDII memiliki berbagai program pembinaan karakter untuk generasi penerus. Salah satunya adalah Program 29 Karakter Luhur yang dapat diterapkan mulai dari usia dini, pra-remaja, remaja, hingga dewasa.

“LDII memiliki program-program dalam membantu membentuk karakter baik dan positif bagi generasi penerus. Program 29 Karakter Luhur dapat diserap oleh anak-anak usia dini, pra-remaja, remaja, hingga usia dewasa. Program tersebut sangat implementatif dan mudah untuk dikerjakan,” ujarnya.

Ke depan, kedua pihak berharap terjalin sinergi antara KUA Tanah Abang dan LDII dalam memberikan sosialisasi mengenai dunia anak muda yang positif dan sehat. Sinergi tersebut dapat diwujudkan melalui kegiatan ibadah, tausiyah, maupun kegiatan santai yang edukatif dan mampu menjangkau generasi muda di wilayah Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, serta diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lainnya.

 

 

 

Oleh: EQi | mufiqs (contributor) / Riska Sabilah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

Leave a Reply

Your email address will not be published.