LDII Bintuni Ikuti Pengajian Materi Khutbah, Tingkatkan Pemahaman Jamaah

Teluk Bintuni (4/2). Warga LDII Kabupaten Teluk Bintuni mengikuti Pengajian Materi Khutbah yang diselenggarakan Biro Pendidikan Keagamaan dan Dakwah (PKD) LDII Papua Barat di Manokwari, Sabtu (31/1). Kegiatan tersebut dilaksanakan secara hybrid dan diikuti pengurus serta ulama LDII di Kota Bintuni.

Pengajian tersebut merupakan tindak lanjut dari kegiatan “Diklat Dakwah Peningkatan Kualitas Khotib” yang dilaksanakan DPP LDII pada 13–18 Januari 2026 di Pondok Pesantren Minhajurrosyidin, Jakarta Timur.

Ketua LDII Kabupaten Teluk Bintuni, Agus Budijanto, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan para khotib dalam menyampaikan khutbah, baik pada salat Jumat maupun salat hari raya.

“Bahwa tujuan utama pengajian ini adalah meningkatkan kemampuan khotib agar pelaksanaan salat Jum’at dan Hari Raya dapat berlangsung lebih khusyuk, sekaligus memberi dampak positif terhadap peningkatan iman dan takwa jamaah masjid, insyaAllah dengan materi-materi ini para jamaah dapat memahami arti dan pesan-pesan yang disampaikan dan akan menepis dugaan bahwa jamaah tidak mengerti dan paham akan khutbah jum’at yang disampaikan dalam bahasa Arab,” ujarnya.

Agus menambahkan, warga LDII bersyukur dapat memperoleh tambahan ilmu keagamaan yang bermanfaat. Menurutnya, materi yang disampaikan tidak hanya berkaitan dengan khutbah, tetapi juga mencakup panduan tata cara beribadah, doa-doa, serta tata cara bersuci.

“Sebagai warga sangat bersyukur diberikan materi-materi tambahan ilmu yang sangat bermanfaat dari sebelumnya materi paduan tata cara beribadah, materi tentang doa-doa (dakwat) dan cara mensucikan (toharoh), kemudian yang terbaru tentang materi khutbah (untuk salat jumat maupun salat hari raya) dan insyaAllah akan ada lagi materi-materi yang lainnya sehingga disamping dapat menambahkah ilmu tanpa harus mencari-cari juga meningkatkan iman dan taqwa kita,” jelasnya.

Ia berharap pengajian materi khutbah tersebut mampu meluruskan anggapan masyarakat bahwa jamaah salat Jumat maupun salat Ied di masjid-masjid binaan LDII tidak memahami arti serta pesan dakwah yang disampaikan.

Pengajian materi khutbah yang dipusatkan di Manokwari tersebut menghadirkan ulama LDII, yakni Ustaz H.M. Kholid Hidayat Habibullah dan Ustaz Edi Susilo, yang sebelumnya mengikuti Diklat Dakwah Peningkatan Kualitas Khotib. Sementara itu, pelaksanaan di Kabupaten Teluk Bintuni dipusatkan di dua lokasi, yaitu studio mini Masjid Baitul Izza Manimeri dan Masjid Budi Utomo Kota Bintuni.

 
 
 

 

 

Oleh: Agus Irawan (contributor) / Riska Sabilah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

Leave a Reply

Your email address will not be published.