LDII Tanah Laut Jalin MoU dengan BNNK untuk Perkuat Pencegahan Narkoba

Tanah Laut (4/2). DPD LDII Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, menjalin kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Tanah Laut (BNNK Tala) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU), Selasa (3/2). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor BNNK Tanah Laut.

Penandatanganan MoU dilakukan Ketua DPD LDII Tanah Laut, Anton Kuswoyo, bersama Kepala BNNK Tanah Laut, Ferey Hidayat. Kerja sama tersebut difokuskan pada bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Dalam sambutannya, Ferey menegaskan bahwa persoalan narkoba tidak dapat ditangani hanya oleh aparat penegak hukum, tetapi memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan keagamaan.

“BNN tidak bisa bekerja sendiri. Perlu dukungan dan kolaborasi dari seluruh komponen masyarakat. LDII sebagai organisasi keagamaan memiliki jaringan hingga tingkat akar rumput, sehingga sangat strategis dalam membantu upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba, khususnya melalui pendekatan edukasi dan pembinaan moral,” ujarnya.

Ia berharap, melalui MoU tersebut, terbangun sinergi berkelanjutan melalui sosialisasi, penyuluhan, serta pelaksanaan program nyata P4GN di tengah masyarakat.

Sementara itu, Anton menyambut baik kerja sama tersebut dan menegaskan komitmen LDII untuk berperan aktif melindungi generasi muda dari bahaya narkoba.

“LDII siap bersinergi dengan BNNK Tala dalam mendukung program P4GN. Ini sejalan dengan komitmen LDII dalam membina umat agar memiliki akhlak yang baik, hidup sehat, dan menjauhi segala bentuk penyimpangan, termasuk penyalahgunaan narkotika,” kata Anton.

Anton menambahkan bahwa kerja sama tersebut sejalan dengan delapan program pengabdian LDII untuk bangsa, khususnya di bidang kesehatan dan pembinaan generasi muda.

“Kami berharap MoU ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar diwujudkan dalam program konkret yang menyentuh masyarakat hingga tingkat keluarga dan remaja,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, Anton juga memperkenalkan program unggulan DPD LDII Tanah Laut di bidang ketahanan pangan, yakni pengembangan sorgum sebagai pangan alternatif sehat.

“Kami melihat ke depan sorgum memiliki peluang strategis sebagai pangan alternatif. Dibandingkan beras, sorgum memiliki kadar gula lebih rendah, bebas gluten, tinggi protein, serta kaya serat, sehingga sangat cocok untuk mendukung pola pangan sehat,” jelas Anton.

Gagasan tersebut mendapat respons positif dari Ferey. Ia menilai pengembangan sorgum berpotensi diintegrasikan dengan program rehabilitasi narkoba.

“Kami memiliki lahan yang siap ditanami sorgum. Kedepan akan kita tindak lanjuti untuk dikembangkan bersama. Harapannya, program ini dapat menjadi bagian dari pelatihan dan pemberdayaan bagi warga binaan maupun peserta rehabilitasi narkoba. Kalau perlu nanti di daerah pesisir pantai juga kita budidayakan sorgum,” ujar Ferey.

Melalui kerja sama tersebut, DPD LDII Tanah Laut bersama BNNK Tanah Laut optimistis dapat memperkuat upaya pencegahan narkoba sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat yang produktif dan berkelanjutan.

 

 

 

Oleh: Anton Kuswoyo (contributor) / Riska Sabilah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

Leave a Reply

Your email address will not be published.