LDII Cilincing Perkuat Pembinaan Generus Melalui Munaqosah

Jakarta (8/2). Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Cilincing menggelar kegiatan Munaqosah Generus Usia Pra Remaja di Gedung Serbaguna (GSG) Masjid Nurul Fajar, Jakarta Utara, pada Sabtu (31/1).
Pembina Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Nurul Fajar, Suryono, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan pembinaan generus yang dilaksanakan LDII Cilincing. Menurutnya, munaqosah tidak hanya menjadi sarana evaluasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter generasi muda. “Kami sangat mendukung kegiatan ini. Masjid Nurul Fajar akan terus menjadi pusat pembinaan dan pemberdayaan generasi muda,” ujar Suryono.
Ia menegaskan, pembinaan generus diarahkan agar peserta didik tidak hanya mampu memahami materi, tetapi juga mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. “Harapannya, mereka tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, alim faqih, dan mandiri,” tambahnya.
Sementara itu, Penanggung Jawab Program (PJP) pembinaan generus, Nur Dwi Yoso, berharap kegiatan munaqosah dapat mencetak generasi yang unggul secara intelektual dan spiritual. “Kami ingin generus LDII tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan mampu menjadi teladan di lingkungan sekitarnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembinaan akan terus ditingkatkan agar generus siap menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai agama. “Kami akan terus berupaya memberikan pendidikan terbaik agar mereka tetap berpegang pada ajaran Islam,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut merupakan evaluasi pembelajaran bagi para generasi penerus (generus) dalam memahami dan mempraktikkan materi keagamaan, sekaligus menerapkan 29 Karakter Luhur yang telah dipelajari selama satu semester. Munaqosah ini terselenggara atas kerja sama PC LDII Cilincing dengan Pengurus Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ) Nurul Fajar.
Puluhan santri dari jenjang SMP dan sederajat mengikuti kegiatan tersebut. Mereka merupakan generus yang selama ini aktif mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di bawah bimbingan para guru dan pembina. Evaluasi meliputi kemampuan membaca Al-Qur’an, hafalan doa-doa harian, serta pemahaman dasar ajaran Isla
Melalui kegiatan munaqosah ini, LDII Cilincing menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang memiliki pemahaman agama yang kuat, disiplin dalam beribadah, serta berkarakter luhur sebagai bekal menghadapi dinamika kehidupan di masa depan.
Oleh: fuad al mubaraq (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
