Bakesbangpol Banyuwangi Gandeng LDII Perkuat Nilai Kebangsaan

Banyuwangi (11/2). Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggandeng organisasi kemasyarakatan dan keagamaan untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah perkembangan era digital. Upaya tersebut dilakukan melalui kunjungan Bakesbangpol ke Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Banyuwangi dalam agenda Road Show Kebangsaan, Selasa (27/1).

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Banyuwangi, R. Agus Mulyono, menyampaikan bahwa Road Show Kebangsaan merupakan program pemerintah daerah dalam rangka penguatan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan bagi masyarakat, khususnya generasi muda. “Berdasarkan hasil sejumlah survei nasional, sekitar 54 persen generasi Z dinilai masih kurang memahami nilai-nilai kebangsaan. Kondisi ini menjadi tantangan bersama,” ujarnya.

Menurutnya, Bakesbangpol memiliki peran komunikasi dan koordinasi dengan para pemangku kepentingan daerah, termasuk organisasi masyarakat dan keagamaan. Kolaborasi tersebut bertujuan menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Banyuwangi. “Karena itu, kami menggandeng organisasi kemasyarakatan dan keagamaan untuk bersama-sama memberikan pemahaman kebangsaan kepada masyarakat,” tambahnya.

Agus juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menangkal penyebaran hoaks di media sosial. Ia menyebut literasi digital sebagai bagian dari upaya menjaga persatuan dan stabilitas daerah. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat berperan aktif memberikan pencerahan terkait maraknya berita bohong di media sosial,” katanya.

Selain itu, Bakesbangpol berharap dukungan organisasi kemasyarakatan dan keagamaan dalam pelaksanaan program pemerintah daerah, seperti pengentasan kemiskinan, peningkatan kesehatan, pendidikan, dan pembangunan.

Ketua DPD LDII Kabupaten Banyuwangi, Astro Junaedi, menyambut baik kunjungan dan dialog kebangsaan tersebut. “LDII siap mendukung program-program Bakesbangpol dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa penguatan nilai kebangsaan sejalan dengan delapan program pengabdian LDII untuk bangsa, di mana bidang kebangsaan menjadi salah satu fokus utama. “Stabilitas kebangsaan sangat menentukan ruang gerak masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD LDII Banyuwangi, Krisparwanto, menyampaikan bahwa tantangan global dan perkembangan media sosial memerlukan pembinaan yang berkelanjutan. “LDII secara konsisten memberikan pembinaan bijak bermedia sosial, termasuk melalui penerapan 29 karakter luhur bagi generasi muda,” ujarnya. (Sof/Wid)

Oleh: Sofyan Gani (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

Leave a Reply

Your email address will not be published.