LDII Sarolangun Gelar Safari Dakwah ke PAC Pematang Kabau

Sarolangun (11/2). Untuk memperkokoh pondasi keimanan sekaligus menyinergikan program organisasi, Dewan Penasihat DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Sarolangun melaksanakan safari dakwah ke Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII Pematang Kabau. Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu (8/2) di Desa Pematang Kabau, Kecamatan Air Hitam.
Safari dakwah ini diisi dengan tausiyah dan pembinaan oleh Arfiyudi Eka Saputra. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh warga untuk senantiasa bersyukur atas berbagai nikmat yang telah diberikan Allah SWT. Menurutnya, rasa syukur harus dijadikan sebagai napas kehidupan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
“Kita telah dianugerahi banyak nikmat oleh Allah SWT, di antaranya umur panjang dan rezeki yang lancar. Seyogyanya rasa syukur ini menjadi dasar seluruh aktivitas kita,” ujarnya.
Lebih lanjut, Arfiyudi menekankan pentingnya introspeksi diri sebagai bekal dalam menjalani kehidupan, baik dalam urusan ibadah maupun duniawi. Ia mengingatkan agar setiap individu senantiasa melakukan evaluasi diri sebelum melangkah.
“Kita harus senantiasa mengoreksi diri sebelum melakukan suatu hal, baik dalam urusan ibadah maupun duniawi. Persiapan amal shaleh adalah bekal penting menyongsong akhir zaman,” pesannya.
Menjelang bulan Ramadan yang tinggal sepekan, Arfiyudi juga mengingatkan pentingnya persiapan lahir dan batin. Menurutnya, persiapan yang dilakukan sejak dini akan membantu warga menjalankan ibadah puasa dengan lebih maksimal.
“Marilah kita jaga kesehatan dan tata hati agar dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk dan tuma’ninah. Persiapan sejak dini akan memaksimalkan kekhusyukan ibadah,” ajaknya.
Dalam aspek keorganisasian, ia mendorong agar seluruh program hasil musyawarah dapat diimplementasikan secara optimal hingga ke tingkat PAC. Ia menegaskan pentingnya kebersamaan dalam menyelesaikan setiap kendala yang dihadapi.
“Semua keputusan musyawarah harus dilaksanakan. Jika ada kendala, hendaknya diselesaikan secara bersama-sama dengan semangat kekeluargaan,” tegasnya.
Arfiyudi juga memberikan penekanan khusus pada pembinaan generasi muda. Menurutnya, Generasi Penerus (Generus) perlu dibimbing dan diarahkan agar mampu memiliki serta mengamalkan 29 karakter luhur dalam kehidupan sehari-hari.
“Salah satu contohnya adalah sikap hormat kepada yang lebih tua. Investasi terbaik kita adalah pendidikan karakter bagi anak-anak,” tutupnya.
Kegiatan safari dakwah ini diharapkan tidak hanya memperkuat ketakwaan individu, tetapi juga menyelaraskan langkah pengurus dan warga LDII di tingkat PAC dalam menjalankan program-program pembinaan secara berkelanjutan.
Riska Sabilah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
