Ketua LDII Banten Dorong Dakwah Digital bagi Generasi Muda

Serang (11/2). Lines Banten di bawah naungan KIM LDII Banten menggelar podcast bertema dakwah digital bagi generasi muda di Gedung LDII Banten, Kabupaten Serang, Rabu (11/2).

Dimo Tono Sumito mengatakan, kegiatan ini bertujuan mendorong generasi muda agar berani memulai dakwah melalui media digital. “Podcast ini diadakan untuk edukasi generasi muda yang religius dan organisatoris. Di zaman sekarang, banyak sekali yang tidak mau mencoba karena takut memulai dan kurangnya minat mereka,” ujarnya.

Ia juga menceritakan pengalamannya dalam membangun infrastruktur LDII Banten yang diperuntukkan bagi pembinaan umat. “Dulu sudah banyak hal untuk membangun infrastruktur yang saya coba untuk LDII, dari mulai lahan, pondasi, tenaga kerja, bahkan sampai furnitur. Tapi semua itu banyak perjuangan dan mengelontorkan ratusan juta. Namun saya bukan orang yang gampang menyerah, saya terus berusaha dengan banyak menyebarkan media dakwah,” katanya.

Menurut Dimo, terdapat tiga hal utama yang perlu dipersiapkan dalam memulai dakwah. “Kalau mau memulai amar makruf, harus persiapkan tiga hal ini, yaitu modal, mental, dan tekad. Karena tanpa tiga hal itu akan sulit untuk beramal saleh,” tambahnya.

Sementara itu, Choirul Hadi menyampaikan pentingnya strategi dakwah yang adaptif di tengah perkembangan media. “Agar amar makruf kita tetap laku, tiga cara ini sangat penting dilakukan oleh seorang mubaligh, yaitu harus ramah ke sesama, buatlah postingan atau video yang menarik, dan harus bisa menjaga kualitas konten,” jelasnya.

Ia juga berpesan kepada generasi muda agar terus menambah ilmu dan mempersiapkan diri menjadi mubaligh. “Sebagai generasi muda sebisa mungkin harus punya ilmu, karena ke depannya mungkin saja keadaan zaman sedang tidak stabil, dan menjadi mubaligh itu kita tidak diatur oleh waktu, tapi kita yang mengatur waktu kita sendiri,” ujarnya.

Podcast bertajuk “Sharing Bersama Pengurus DPW” ini menghadirkan pengurus DPW LDII Banten, Dimo Tono Sumito dan Choirul Hadi, yang akrab disapa Gus Irul. Kegiatan tersebut membahas pengalaman organisasi serta pemanfaatan media digital sebagai sarana dakwah di era modern.

Kegiatan tersebut diikuti dengan antusias oleh peserta dan diharapkan dapat mendorong lahirnya generasi muda yang aktif berdakwah melalui media digital serta siap berkontribusi di masa mendatang.

Oleh: Bung Pream (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

Leave a Reply

Your email address will not be published.