LDII Kabupaten Serang Gelar Seminar Parenting, Kenalkan Pola Pengasuhan di Era Digital

 

Serang (17/2). Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, peran orang tua dalam membentuk karakter anak semakin strategis. Menyikapi hal tersebut, DPD LDII Kabupaten Serang menggelar seminar kelas parenting bertajuk “Kolaborasi Orang Tua dan Remaja di Era Digital” pada Minggu (8/2) di Masjid Sabiilul Muttaqin.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Nining Purwaningsih, seorang praktisi pendidikan anak usia dini, yang membahas konsep digital parenting sebagai pendekatan pengasuhan berbasis pengawasan, pembatasan, dan edukasi penggunaan perangkat digital.

Menurut Nining, orang tua perlu menetapkan batasan yang jelas terkait penggunaan gawai dan internet, sekaligus memastikan anak memahami risiko serta potensi bahaya di dunia maya.

“Karakter anak dibentuk melalui proses panjang yang membutuhkan kesabaran, pengorbanan, dan biaya. Orang tua harus selalu mendoakan anak-anaknya, beradaptasi dengan dunia anak, serta merespons perkembangan dunia digital agar terhindar dari dampak negatif yang dapat memengaruhi pembentukan karakter,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa adaptasi orang tua terhadap dunia digital anak bukan sekadar pengawasan, tetapi juga membangun komunikasi yang terbuka dan responsif agar anak merasa didampingi, bukan dikontrol secara sepihak.

Sementara itu, Wanhat DPD LDII Kabupaten Serang, Didik Relawanto, menjelaskan bahwa seminar ini bertujuan memperkuat pemahaman orang tua mengenai urgensi pola asuh yang tepat di tengah derasnya arus teknologi.

“Kami berharap para orang tua mampu menerapkan pola asuh yang tepat sehingga anak-anak tumbuh menjadi pribadi berkarakter di era digital,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan generasi muda LDII yang dilakukan secara berjenjang, mulai dari usia dini, pra-remaja, remaja, hingga pra-nikah. Program tersebut diarahkan untuk melahirkan sumber daya manusia profesional religius yang berkarakter luhur, alim, faqih, dan mandiri sejak dini.

Melalui penguatan kapasitas orang tua, LDII Kabupaten Serang berharap kolaborasi keluarga dan organisasi dapat menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi yang tangguh dan berintegritas di era digital.

 
 
 

Oleh: Bung Pream (contributor) / Riska Sabilah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

Leave a Reply

Your email address will not be published.