Tausiyah Kepala KUA Tanah Abang di Pengajian LDII: Kehadiran Keluarga Kunci Membina Generasi

Jakarta (17/02). Dalam pengajian PC LDII Tanah Abang di Masjid Asshodiqin, Kepala KUA Kecamatan Tanah Abang menyampaikan tausiyah tentang pentingnya peran keluarga dalam membina anak sebagai generasi penerus. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis malam (12/02) dengan mengusung tema “Persiapan Diri Menjelang Datangnya Ibadah Bulan Ramadhan 2026/1447 H”.

Hadir sebagai penceramah, Muhammad Faiz Arrauhi, yang juga menjabat sebagai Penghulu Madya di Kementerian Agama, memenuhi undangan meskipun di tengah kesibukannya sebagai Aparatur Sipil Negara. Ia sebelumnya mengikuti pelatihan di Kantor Wilayah Kementerian Agama DKI Jakarta.

Dalam jajaran tamu kehormatan turut hadir Ketua MUI Kecamatan Tanah Abang, M. Atho Jawawi, Pembina MUI Tanah Abang KH. Mashudi, Ketua PC LDII Tanah Abang M. Rifky Adhani, serta Wakil Ketua DPD LDII Kota Administrasi Jakarta Pusat M. Rofiq Sujarwanto, bersama jajaran pengurus DKM dan tokoh masyarakat lainnya.

Dalam tausiyahnya, Ust. Faiz menekankan bahwa keluarga memiliki peran sentral dalam membentuk karakter dan kualitas ibadah anak, terutama menjelang bulan suci Ramadhan. Ia mengingatkan bahwa amalan di bulan Ramadhan sangat beragam, salah satunya membaca Al-Qur’an.

“Amalan di bulan Ramadhan cukup banyak, salah satunya membaca Al-Qur’an. Bahkan jika ada anak yang hafal Al-Qur’an, hal tersebut bisa menjadi keutamaan, yakni penolong bagi sepuluh anggota keluarganya di hari akhir nanti,” jelasnya.

Ia menegaskan pentingnya kehadiran ayah dan ibu sebagai pemimpin keluarga agar anak tumbuh dalam pembinaan yang optimal dan terhindar dari fenomena fatherless maupun motherless yang berdampak pada lemahnya pembinaan karakter.

Menurutnya, Ramadhan menjadi momentum strategis untuk memperkuat kedekatan keluarga melalui aktivitas ibadah bersama. Keluarga yang aktif dan kompak dalam beribadah akan melahirkan kebiasaan positif yang berkelanjutan.

Sebagai Kepala KUA, Ust. Faiz mengapresiasi antusiasme jemaah Masjid yang terdiri dari remaja, bapak-bapak, dan ibu-ibu. Ia berharap semangat menjaga ibadah dan membina keluarga dapat terus dipertahankan, tidak hanya selama Ramadhan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

 
 
 
 
 

Oleh: EQi | mufiqs (contributor) / Riska Sabilah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

Leave a Reply

Your email address will not be published.