Terpilih Aklamasi, Suhartono Pimpin Kembali LDII Kota Mojokerto

Mojokerto (16/2). Musyawarah Daerah (Musda) ke-10 Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Mojokerto menetapkan kembali H. Suhartono sebagai Ketua DPD LDII Kota Mojokerto periode 2026–2031. Penetapan dilakukan secara aklamasi dalam sidang Musda yang digelar di Gedung Serbaguna Budi Utomo, kompleks Masjid Al-Hikmah, Minggu (1/2).

Dalam sambutan pembukaan, Suhartono menyampaikan harapannya agar Musda menghasilkan keputusan yang selaras dengan kebijakan Pemerintah Kota Mojokerto. “Kami berharap Musda ini berjalan demokratis dan menghasilkan keputusan yang sejalan dengan arah pembangunan Kota Mojokerto,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan DPW LDII Jawa Timur menilai penyelenggaraan Musda sebagai bagian dari mekanisme organisasi yang sehat. “Musda menunjukkan bahwa LDII Kota Mojokerto menjalankan aturan organisasi dengan baik dan memiliki hubungan yang positif dengan pemerintah serta mitra kerja,” katanya.

Dalam sidang pleno, seluruh PC LDII se-Kota Mojokerto menerima laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode sebelumnya dan kembali mencalonkan H. Suhartono sebagai ketua. Setelah ditetapkan, Suhartono menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan pihak yang mendukung jalannya organisasi. “Terima kasih atas dukungan semua pihak. Ke depan, kerja sama dan kebersamaan pengurus menjadi kunci agar organisasi berjalan optimal,” ujarnya.

Musda dihadiri pengurus DPD LDII Kota Mojokerto periode 2021–2026, pengurus PC dan PAC LDII se-Kota Mojokerto, pimpinan pondok pesantren di bawah naungan LDII, serta unsur pemerintah dan tokoh masyarakat. Hadir pula perwakilan Pemerintah Kota Mojokerto, TNI-Polri, DPRD, MUI, FKUB, organisasi kemasyarakatan, dan pengurus LDII Jawa Timur.

Musda ke-10 LDII Kota Mojokerto mengusung tema “Penguatan SDM Profesional Religius Menuju Kota Mojokerto yang Maju Berdaya Saing, Berkarakter, Sejahtera, dan Berkelanjutan.” Rangkaian kegiatan Musda juga diawali dengan layanan cek kesehatan gratis bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Mojokerto yang diikuti sekitar 150 peserta.

 

Oleh: adi kurniawan (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

Leave a Reply

Your email address will not be published.