Hadiri Pembukaan Mojoroto Night Culture 2026, LDII Kediri Dorong Pelestarian Budaya Lokal

Kediri (19/2). Wakil Ketua DPD LDII Kota Kediri sekaligus anggota FKUB Kecamatan Mojoroto, Budianto, menghadiri pembukaan Mojoroto Night Culture 2026 pada Minggu malam (15/2). Acara tersebut resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin Thoha, yang akrab disapa Gus Qowim, di Kantor Kecamatan Mojoroto, Jalan KDP Slamet, Kota Kediri.

Dalam sambutannya, Gus Qowim menyampaikan bahwa Kecamatan Mojoroto memiliki potensi besar yang perlu dikembangkan secara konsisten dan terkonsep. “Kita punya potensi luar biasa. Kita punya budaya, kuliner, komunitas, dan semangat anak muda. Tinggal bagaimana kita konsisten menjadikannya agenda rutin, terkonsep, dan terpromosikan dengan baik,” ujarnya.

Ia berharap Mojoroto Night Culture tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, melainkan menjadi agenda tahunan yang dinantikan masyarakat. Menurutnya, jika dilaksanakan secara konsisten, kegiatan tersebut berpotensi masuk dalam kalender event resmi Kota Kediri dan menarik kunjungan dari luar daerah. “Saya berharap Mojoroto Night Culture tidak berhenti di tahun 2026 saja. Harapannya ini bisa menjadi agenda tahunan yang dinantikan masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat Mojoroto Abdul Rohman menjelaskan bahwa kegiatan ini dikemas dalam bentuk pasar rakyat yang memadukan budaya dan keberagaman masyarakat. Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci terselenggaranya acara tersebut. “Hari ini di Kecamatan Mojoroto ada pasar rakyat berjudul Mojoroto Night Culture, di mana budaya dan keragaman masyarakat Mojoroto kita padukan menjadi satu,” jelasnya.

Sebagai bagian dari FKUB Kecamatan Mojoroto, Budianto mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut yang dinilai mampu mempererat hubungan antarumat beragama serta memperkuat kebersamaan warga. Ia juga menyampaikan bahwa LDII siap mendukung kegiatan positif yang memperkuat kerukunan dan pemberdayaan masyarakat. “Kami sangat mengapresiasi sinergi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dalam kegiatan ini. Semoga Mojoroto Night Culture menjadi wadah mempererat persaudaraan, menjaga kerukunan, serta mendorong kemajuan UMKM dan kesejahteraan warga,” tutupnya.

Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengangkat potensi budaya serta memperkuat perekonomian melalui pelaku UMKM lokal. Pembukaan ditandai dengan prosesi pemotongan pita dan dihadiri Camat Mojoroto Abdul Rohman, unsur TNI dan Polri, anggota DPRD Kota Kediri dari Daerah Pemilihan Mojoroto, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), tokoh masyarakat, serta berbagai organisasi kemasyarakatan.

Mojoroto Night Culture 2026 menghadirkan berbagai stan bazar UMKM dari masing-masing kelurahan di Kecamatan Mojoroto yang menawarkan produk unggulan, mulai dari kuliner khas hingga kerajinan lokal. Pengunjung juga disuguhkan pertunjukan seni tari, musik, serta pameran barang antik yang menambah semarak suasana malam.

Oleh: Yuda Langgeng (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

Leave a Reply

Your email address will not be published.