Kesbangpol Tekankan Fondasi Organisasi yang Kuat pada Musda VI LDII Tulang Bawang

——————–

Tulang Bawang (20/2). Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tulang Bawang, Saut Sinurat, memberikan materi pada Musyawarah Daerah (Musda) VI LDII Kabupaten Tulang Bawang yang digelar di Aula Masjid Al-Qodr, Kecamatan Banjar Margo, Selasa (10/2).

Dalam paparannya, Saut menekankan pentingnya membangun fondasi organisasi yang kuat demi kemajuan bersama dan pemberdayaan masyarakat. Ia mengingatkan bahwa kebebasan berserikat dan berkumpul yang dijamin negara harus tetap berada dalam koridor hukum.

“Negara memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk berorganisasi, tetapi kebebasan itu adalah kebebasan yang terukur dalam bingkai negara hukum,” ujarnya.

Menurutnya, kepatuhan terhadap regulasi menjadi kunci agar organisasi berjalan tertib, profesional, dan mampu berkontribusi positif bagi pembangunan daerah.

Pada kesempatan tersebut, Saut juga memaparkan data organisasi kemasyarakatan di Tulang Bawang. Tercatat sebanyak 157 ormas terdaftar di Kesbangpol, dan 28 di antaranya telah menerima dana hibah, termasuk LDII. Data tersebut menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dalam kehidupan berorganisasi sekaligus menjadi tantangan dalam pembinaan dan pengawasan.

Ia mengajak LDII dan ormas lainnya menjalankan fungsi organisasi secara optimal melalui tiga peran utama, yakni partisipasi, pelestarian nilai, dan penyaluran aspirasi. Ormas diharapkan mampu meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pembangunan, memberdayakan kelompok marginal, serta menjaga nilai agama, budaya lokal, dan kearifan tradisional.

“Ormas harus menjadi wadah penyampaian aspirasi masyarakat kepada pemangku kebijakan. Selain itu, juga mampu memberikan pelayanan sosial dan advokasi bagi anggota serta masyarakat luas,” tegasnya.

Saut juga menekankan pentingnya efektivitas organisasi melalui sistem terintegrasi dan struktur kepengurusan yang berjalan optimal. Pembagian kerja yang jelas dan teratur dinilai dapat memperkuat kinerja organisasi.

“Tanpa komunikasi yang baik, organisasi akan mengalami miskomunikasi, konflik, bahkan kegagalan mencapai tujuan,” katanya.

Ia mendorong terciptanya budaya keterbukaan, sikap menjadi pendengar aktif, serta pemanfaatan berbagai media komunikasi, baik rapat tatap muka maupun platform digital.

Dalam rangka mewujudkan visi “Udang Manis” Kabupaten Tulang Bawang, Kesbangpol menghadirkan inovasi Layanan Pelaporan Ormas yang Meresahkan (Pelmas). Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat melaporkan aktivitas ormas yang berpotensi mengganggu ketertiban dan keamanan melalui jalur resmi yang disediakan.

Dengan pembinaan berkelanjutan dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan ormas, Kesbangpol Tulang Bawang berharap organisasi kemasyarakatan, termasuk LDII, dapat menjadi mitra strategis dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis, berdaya, dan berlandaskan hukum.

 

 

 

Oleh: Ahmat Nurdin (contributor) / Riska Sabilah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

Leave a Reply

Your email address will not be published.