Ketua DPW Banten Ikuti Rapimnas LDII 2026

Serang (19/2). Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Banten, Dimo Tono Sumito, mengikuti Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) LDII 2026 yang digelar secara hibrid di Kantor DPP LDII, Kecamatan Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Senin (16/2). Rapimnas ini diselenggarakan sebagai forum konsolidasi nasional dalam rangka persiapan Musyawarah Nasional (Munas) X LDII yang direncanakan berlangsung pada April 2026.

Ketua Umum DPP LDII, Chriswanto Santoso, dalam sidang Rapimnas menyampaikan bahwa forum tersebut menjadi sarana strategis untuk menentukan waktu pelaksanaan Munas serta melanjutkan dan mengevaluasi program kerja organisasi. “Melalui Rapimnas 2026 ini, kita akan menentukan waktu pelaksanaan Munas DPP LDII serta memastikan keberlanjutan program kerja yang telah dirancang,” ujarnya.

Rapimnas LDII 2026 diikuti sekitar 150 peserta secara luring di lokasi kegiatan dan sekitar 1.500 peserta lainnya yang mengikuti secara daring dari 375 studio yang tersebar di 37 provinsi di Indonesia.

Dalam forum tersebut, Dimo Tono Sumito menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Munas X LDII yang direncanakan pada awal April 2026. Ia juga menegaskan fleksibilitas sikap DPW LDII Banten apabila terdapat kendala teknis di lapangan. “Kami mendukung penuh Munas X LDII dilaksanakan pada awal April 2026. Namun apabila terdapat kendala teknis atau hal lain, kami tetap mendukung pelaksanaan Munas hingga akhir tahun 2026,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Dimo memaparkan perkembangan organisasi LDII di Provinsi Banten. Saat ini, struktur kepengurusan LDII Banten telah terbentuk di 8 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tingkat kabupaten/kota, 56 Pimpinan Cabang (PC) tingkat kecamatan, serta 146 Pimpinan Anak Cabang (PAC) tingkat kelurahan dan desa.

Ia menegaskan bahwa pembinaan umat merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. “Maju mundurnya Indonesia sangat ditentukan oleh umat Islam, karena umat Islam merupakan mayoritas penduduk di Indonesia,” ujarnya.

Oleh karena itu, Dimo mengusulkan penguatan sumber daya manusia (SDM) keagamaan agar tercipta kehidupan berbangsa dan bernegara yang kondusif dan maju. “Saya mengusulkan dalam forum Rapimnas agar DPP membentuk Wanita LDII, Pemuda LDII, serta Badan Amil Zakat LDII. Adapun penamaan dan perumusannya kami serahkan sepenuhnya kepada DPP,” katanya.

Usulan tersebut mendapat dukungan dari Ketua DPD LDII Kota Tangerang Selatan, Edy Iriyanto. Ia menilai pembentukan Pemuda LDII dan Wanita LDII pada Munas X mendatang akan menjadi langkah strategis dalam pembinaan generasi penerus. “Kami mendukung penuh usulan Ketua DPW LDII Banten agar Pemuda LDII dan Wanita LDII dapat dibentuk sebagai wadah pembinaan yang lebih terstruktur dan adaptif terhadap tantangan zaman,” ujarnya.

Menurut Edy, keberadaan kedua elemen tersebut akan memperkuat konsolidasi organisasi serta meningkatkan peran strategis pemuda dan perempuan dalam dakwah, pendidikan karakter, dan pengabdian kepada masyarakat. “Dengan wadah yang lebih sistematis, kaderisasi dapat berjalan lebih terarah, melahirkan kepemimpinan baru yang visioner, serta mengoptimalkan potensi pemuda dan perempuan dalam berbagai bidang, mulai dari sosial kemasyarakatan, ekonomi kreatif, hingga penguatan nilai kebangsaan dan keagamaan,” pungkasnya.

Oleh: Bung Pream (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

Leave a Reply

Your email address will not be published.