LDII Jambi Dukung Mandat Fleksibilitas Munas ke-10

Jambi (20/2). Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia Provinsi Jambi menyatakan dukungan terhadap langkah strategis Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LDII dalam menyongsong Musyawarah Nasional (Munas) ke-10. Dukungan tersebut disampaikan dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 2026 yang digelar secara hibrid pada Senin (16/2).
Ketua DPW LDII Jambi, Rahmat Nuruddin, menyampaikan bahwa Munas pada prinsipnya dilaksanakan sesuai jadwal sebagai bagian dari tata kelola organisasi. Namun, menurutnya, terdapat kondisi tertentu yang perlu menjadi pertimbangan bersama. “Apabila terdapat hal-hal yang mempengaruhi jadwal pelaksanaan, DPW LDII Jambi memberikan mandat fleksibilitas kepada DPP. Keputusan tersebut merupakan hasil musyawarah bersama,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa Munas yang direncanakan berlangsung pada Selasa hingga Kamis (7-9/4) perlu dipersiapkan secara menyeluruh agar menghasilkan keputusan organisasi yang berdampak luas. Oleh karena itu, aspek kesiapan menjadi perhatian dalam pembahasan Rapimnas.
Sementara itu, Ketua Umum DPP LDII, Chriswanto Santoso, mengajak seluruh jajaran pengurus untuk memaksimalkan kinerja pada sisa masa jabatan kepengurusan. Ia menekankan pentingnya memastikan keberlanjutan program organisasi dalam proses transisi kepemimpinan.
Dalam arahannya, Chriswanto menyoroti perlunya konsistensi kebijakan, kesinambungan program antarperiode, serta penguatan sistem organisasi agar lebih adaptif. Menurutnya, Rapimnas 2026 menjadi forum untuk melakukan konsolidasi dan penataan organisasi guna mendukung kelangsungan kepemimpinan di tingkat pusat maupun wilayah.
Dalam forum tersebut, DPW LDII Jambi memberikan mandat fleksibilitas kepada DPP LDII terkait penentuan waktu pelaksanaan Munas. Hal ini mempertimbangkan adanya dinamika nasional yang memerlukan penyesuaian agenda organisasi.
Melalui Rapimnas 2026, LDII menargetkan penguatan koordinasi internal serta penyiapan langkah-langkah organisasi menjelang pelaksanaan Munas ke-10.
Oleh: Sholeh (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
