Perkuat Akhlakul Karimah, Ribuan Generus LDII Kediri Ikuti Pengajian Akbar

Kediri (19/2). Pemuda Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Kediri menggelar Pengajian Akbar pada Minggu (15/2) di Pondok Pesantren Nurul Huda Al Manshurin, Kota Kediri. Kegiatan ini diikuti ribuan generasi penerus (generus) LDII dari berbagai wilayah di Kediri.
Dalam penyampaian materi, Ustadz Naufal menekankan pentingnya tiga pilar pembinaan generasi penerus, yakni akhlakul karimah, alim faqih, dan mandiri. “Akhlakul karimah kami tempatkan di urutan pertama karena ini sangat penting. Generasi penerus harus meneladani perilaku Nabi dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemahaman agama dapat diperkuat melalui kebiasaan mengaji, mendengarkan nasihat, serta memilih lingkungan pergaulan yang baik. Menurutnya, lingkungan memiliki peran besar dalam menjaga konsistensi ibadah dan pembentukan karakter. “Di akhir zaman akan banyak fitnah. Bisa jadi seseorang pagi hari beriman, sorenya berubah. Ini menunjukkan iman bisa mudah terbolak-balik jika tidak dijaga,” katanya.
Ustadz Naufal juga menyinggung tantangan generasi muda di era digital, khususnya penggunaan telepon genggam. “HP bisa menjadi sarana kebaikan, belajar, dan berdakwah. Tapi juga bisa membawa pada kemaksiatan. Maka generasi penerus harus pintar dan bijak dalam menggunakannya,” tegasnya.
Sementara itu, Ustadz Semoga Jaya dalam sesi nasihat pemantapan agama menyampaikan bahwa generasi penerus perlu mensyukuri kesempatan pembinaan yang diterima. “Jadilah calon ahli surga. Karena ahli surga bisa dilihat dari amalnya di dunia,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa pergaulan dan kebiasaan sehari-hari sangat memengaruhi karakter seseorang. Menurutnya, generasi menuju Indonesia Emas 2045 perlu memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kekuatan spiritual. “Kalau sejak muda sudah terbiasa disiplin ibadah, menjaga akhlak, dan memilih pergaulan yang baik, insyaAllah ke depan akan menjadi pemimpin yang amanah dan profesional,” pungkasnya.
Pengajian mengusung tema “Mewujudkan Generasi LDII Profesional Religius, Berkarakter Luhur Menuju Indonesia Emas 2045”. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan karakter generasi muda LDII melalui penguatan pemahaman agama dan akhlak.
Oleh: Yuda Langgeng (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
