Rapimnas LDII 2026 Digelar Hibrid, LDII NTT Dukung Munas X LDII

Kupang (19/2) – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama tujuh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kabupaten/kota mengikuti Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) LDII 2026 yang diselenggarakan secara hibrid melalui Zoom, Senin (16/2). Kegiatan tersebut menjadi momentum strategis dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Munas X LDII Tahun 2026.

Ketua Umum DPP LDII, Chriswanto Santoso, dalam sambutannya menegaskan bahwa Rapimnas merupakan forum tertinggi kedua dalam struktur organisasi LDII setelah Musyawarah Nasional (Munas). “Rapimnas memiliki peran strategis untuk memastikan kesiapan organisasi menghadapi Munas. Munas adalah forum tertinggi yang memiliki kewenangan penuh, mulai dari memilih kepengurusan hingga menetapkan arah besar organisasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Munas X LDII direncanakan akan dilaksanakan pada Selasa hingga Kamis, (7-9/4). Oleh karena itu, Rapimnas menjadi sarana penting untuk menyelaraskan langkah organisasi, menyatukan pandangan dan strategi, serta menjaga kesinambungan keputusan dari pusat hingga daerah. “Melalui Rapimnas ini, kita ingin memastikan seluruh elemen organisasi berada pada satu frekuensi dan siap menjalankan keputusan Munas secara konsisten,” tambahnya.

Mengakhiri sambutannya, Chriswanto mengajak seluruh peserta mengikuti Rapimnas dengan penuh keseriusan. “Selamat melaksanakan Rapimnas, mari kita laksanakan dengan sebaik-baiknya. Do the best,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPW LDII NTT, Laode Ahmad Jais, menyambut pelaksanaan Rapimnas dengan semangat dan optimisme tinggi. Ia menegaskan komitmen DPW LDII NTT untuk melaksanakan setiap keputusan strategis yang dihasilkan Rapimnas secara bertanggung jawab di wilayah Nusa Tenggara Timur. “Kami siap mengawal dan melaksanakan seluruh keputusan Rapimnas sebagai bagian dari dukungan penuh DPW dan DPD LDII di NTT demi suksesnya Munas X LDII 2026,” ujarnya.

Ia menambahkan, soliditas dan sinergi seluruh jajaran LDII di NTT menjadi modal penting dalam menyongsong Munas X. “Harapannya, Munas mendatang dapat menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan organisasi, baik di tingkat nasional maupun daerah,” pungkasnya.

Rapimnas LDII 2026 diharapkan menjadi tonggak penguatan konsolidasi organisasi menuju Munas X LDII yang solid, harmonis, dan berorientasi pada kemajuan berkelanjutan.

Oleh: S19AKR_KotaKupang_Karyanto (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

Leave a Reply

Your email address will not be published.