Generus LDII Ikuti Asrama Ramadan Al-Qur’an Online, Isi Ramadan dengan Pendalaman Makna

]

Manokwari (21/2). Dalam rangka mengisi dan memuliakan bulan suci Ramadan 1447 H, Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPP LDII) bekerja sama dengan Pondok Pesantren Wali Barokah menyelenggarakan Pengajian Asrama Ramadan Al-Qur’an secara hybrid (daring dan luring). Kegiatan ini diikuti generasi penerus (generus) usia sekolah dasar kelas V hingga SMA di masjid-masjid binaan PC dan PAC LDII seluruh Indonesia.

Di PC LDII Distrik Manokwari Barat, kegiatan dimulai pada Kamis (19/2) bertepatan 1 Ramadan 1447 H, dipusatkan di Masjid Al-Mubarok. Pengajian berlangsung pukul 15.30–17.30 WIT dengan materi Al-Qur’an meliputi bacaan dan pemaknaan ayat.

Koordinator kegiatan, Satria Bima Pamungkas, melaporkan bahwa setelah pengajian daring tersebut, takmir masjid menyediakan takjil untuk berbuka puasa bersama sehingga menambah kekhidmatan suasana Ramadan.

Takmir Masjid Al-Mubarok, Khumaidi, menyambut baik pelaksanaan Asrama Al-Qur’an Online. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya mengisi waktu luang remaja masjid, tetapi juga memperdalam pemahaman Al-Qur’an yang belum tentu diperoleh pada kesempatan lain.

Menurutnya, pembekalan ini menjadi bekal penting bagi generus yang diarahkan untuk melanjutkan pendidikan di pondok pesantren dalam rangka menunjang program Tri Sukses Generus, yakni alim-fakih, berakhlakul karimah, dan mandiri. Dengan demikian, ketika memasuki jenjang pendidikan pesantren, para remaja telah memiliki dasar pemahaman makna Al-Qur’an sehingga proses belajar menjadi lebih efektif.

“Mari kita bersama-sama memperbanyak amal ibadah, memperdalam pemahaman Al-Qur’an, dan meraih keberkahan Ramadan dengan penuh semangat dan keikhlasan. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan, keberkahan ilmu, dan pahala berlipat ganda. Aamiin,” tutup Khumaidi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan generus LDII dapat memanfaatkan momentum Ramadan untuk meningkatkan kualitas ibadah serta memperkuat pemahaman terhadap kandungan Al-Qur’an secara berkelanjutan.

 
 
 
 

Oleh: Agus Irawan (contributor) / Riska Sabilah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

Leave a Reply

Your email address will not be published.