LDII Bengkulu Kembali Berpartisipasi dalam Pengamatan Hilal Awal Ramadan Bersama Kementerian Agama

 

Bengkulu (21/2). Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Bengkulu kembali berpartisipasi dalam pengamatan hilal awal Ramadan 1447 Hijriah bersama Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pantai Pasir Putih, Kota Bengkulu, sejak pukul 16.00 WIB.

Pengamatan melibatkan Tim Hilal DPW LDII Bengkulu bersama jajaran Kanwil Kemenag, akademisi dari IAIN Curup, serta perwakilan BMKG. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kolektif untuk memperoleh data astronomi yang akurat sebagai bahan pertimbangan penetapan awal bulan suci Ramadan.

Koordinator Tim Hilal DPW LDII Bengkulu, Erik Rahman Hidayat, menjelaskan bahwa hingga akhir pemantauan hilal belum berhasil terlihat. “Hingga kini hilal belum terlihat karena kondisi cuaca yang menghalangi serta posisi hilal yang belum memenuhi syarat visibilitas. Namun demikian, kita tetap menunggu keputusan resmi melalui sidang isbat Menteri Agama,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pengamatan, posisi hilal tercatat berada pada ketinggian sekitar -0,972 derajat dengan elongasi 1,38 derajat. Secara astronomis, posisi tersebut masih berada di bawah kriteria imkanur rukyat sehingga belum memungkinkan untuk diamati dari wilayah Bengkulu. Tim menggunakan teleskop astronomi guna memastikan proses pengamatan berjalan sesuai kaidah ilmiah dan prosedur yang berlaku.

Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Saefudin, menyampaikan bahwa hasil pengamatan dari Bengkulu akan dilaporkan kepada Kementerian Agama RI sebagai salah satu bahan dalam sidang isbat penentuan awal Ramadan 1447 H.

Partisipasi DPW LDII Provinsi Bengkulu dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen organisasi dalam mendukung penetapan kalender hijriah secara ilmiah, objektif, dan bertanggung jawab. Keterlibatan tersebut juga mencerminkan sinergi positif antara organisasi kemasyarakatan, pemerintah, dan lembaga akademik dalam menjaga persatuan umat.

Pelaksanaan pemantauan berlangsung tertib dan khidmat. Melalui koordinasi yang solid antarpihak, diharapkan penetapan awal Ramadan dapat diterima dengan penuh kekhusyukan serta semakin mempererat ukhuwah Islamiyah di Provinsi Bengkulu.

 
 
 
 
 
 

Oleh: S09TRI.Bengkulu9 (contributor) / Riska Sabilah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

Leave a Reply

Your email address will not be published.