LDII Kebumen Ikuti Rapimnas LDII 2026 via Daring

Jakarta (22/2). DPD LDII Kebumen mengikuti Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) LDII via daring, pada Senin (16/2). Acara itu bertujuan sebagai forum konsolidasi nasional menjelang Musyawarah Nasional (Munas) X LDII, yang diikuti 150-an peserta secara luring, dan 1.500-an peserta secara daring dari 375 studio mini, di 37 provinsi se-Indonesia.
Dewan Penasihat DPP LDII, KH Edy Suparto, menegaskan Rapimnas menitikberatkan penguatan karakter, kerukunan, dan konsolidasi nasional organisasi. “Konsolidasi nasional ini penting agar LDII semakin kompak dan memberi kontribusi terbaik untuk bangsa,” ujarnya.
Ia bersyukur LDII telah memasuki usia ke-54 tahun sebagai wujud konsistensi berkontribusi bagi umat dan bangsa. Menurutnya, kerukunan harus diwujudkan dalam kehidupan organisasi melalui komunikasi yang baik dan beretika. “Wujud kerukunan dalam LDII itu nyata, terutama dalam komunikasi. Komunikasi harus enak didengar, pahit madu, toto kromo, serta memperhatikan papan empan adepan,” tegasnya.
Edy juga menekankan pentingnya sikap jujur dan amanah sebagai fondasi membangun kepercayaan, baik di lingkungan organisasi maupun masyarakat. “Jujur, amanah, bisa dipercaya, dan bisa mempercayai orang lain,” katanya. Ia menambahkan, Rapimnas bukan sekadar agenda rutin, melainkan wadah evaluasi menyeluruh untuk melakukan perbaikan berkelanjutan di semua tingkatan kepengurusan.
Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso, MSc, menyatakan Rapimnas harus dimaknai sebagai momentum untuk memaksimalkan pengabdian di akhir masa jabatan kepengurusan. “Rapimnas ini harus kita maknai sebagai momentum untuk melakukan do the best,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan organisasi bukan hanya menyelesaikan program kerja, tetapi juga memastikan dampak jangka panjang bagi generasi berikutnya. “Apa yang kita lakukan hari ini akan menjadi fondasi bagi generasi selanjutnya,” tuturnya.
Ia menyoroti tantangan kesinambungan kepengurusan yang kerap terputus saat terjadi pergantian pengurus di wilayah. Karena itu, regenerasi harus dipersiapkan sejak dini melalui pembinaan, pendampingan, dan transfer pengetahuan secara terstruktur. “Kita ingin proses keberlanjutan kepengurusan berjalan mulus atau soft landing,” tegasnya.
Sementara itu, DPD LDII Kabupaten Kebumen mengikuti Rapimnas 2026 secara daring melalui Zoom Meeting dari studio mini sekretariat DPD LDII Kebumen. Kegiatan tersebut diikuti jajaran pengurus mulai dari ketua, dewan penasihat, pengurus harian, hingga bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) serta bidang Komunikasi, Informasi dan Media (KIM).
Rapimnas menjadi bagian dari rangkaian menuju Musyawarah Nasional LDII IX sekaligus momentum konsolidasi nasional untuk menyatukan arah kebijakan organisasi dan memperkuat peran dakwah. Melalui forum tersebut, DPD LDII Kabupaten Kebumen menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan program nasional organisasi, meningkatkan pembinaan umat, memperkuat wawasan kebangsaan, serta menghadirkan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
Oleh: M. Fahrudin (contributor) / Fredi (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
