LDII DKI Jakarta Silaturahim ke DMI DKI Jakarta Jelang Ramadan

Jakarta (23/2). Pengurus DPW LDII DKI Jakarta melakukan kunjungan silaturahim ke Dewan Masjid Indonesia Provinsi DKI Jakarta pada Selasa (17/2). Pertemuan tersebut berlangsung di Jakarta Islamic Centre, Jakarta Utara, menjelang datangnya bulan suci Ramadan.
Dalam sambutannya, Ketua DMI Provinsi DKI Jakarta, Ma’mun Al Ayyubi, menyampaikan apresiasi atas kunjungan silaturahim tersebut. Ia menegaskan pentingnya menjaga persaudaraan antarumat Islam. “Kita sesama Muslim harus senantiasa menjaga ukhuwah islamiah, ukhuwah bashariah, dan ukhuwah wathaniyah. Apapun bendera organisasi kita, pada intinya kita adalah Muslim. Islam tidak bisa dipisahkan dan tidak bisa dipecah belah hanya karena perbedaan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa perbedaan merupakan keniscayaan sekaligus kekayaan bangsa Indonesia. Menjelang Ramadan, Ma’mun mengajak seluruh elemen umat untuk membersihkan diri, saling memaafkan, serta menghilangkan rasa dendam, iri, dan dengki. Menurutnya, kekompakan umat perlu dibangun tidak hanya di internal umat Islam, tetapi juga bersama seluruh elemen bangsa demi kemaslahatan negara.
Sementara itu, Ketua DPW LDII DKI Jakarta Imam Bahsori menyampaikan rasa syukur atas sambutan hangat dari jajaran DMI DKI Jakarta. Ia menilai pertemuan tersebut sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi dan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan. “Ini adalah bentuk komunikasi kami dengan stakeholder dalam rangka membangun ukhuwah islamiyah. Kita menyadari betul bahwa Islam harus kompak. Islam adalah rahmatan lil alamin, sehingga kita harus saling menghargai, saling menghormati, dan saling memberi,” ungkapnya.
Ia berharap silaturahim tersebut dapat memperkuat sinergi antarorganisasi Islam sehingga nilai-nilai keindahan, kenyamanan, dan kekompakan Islam semakin terasa, baik di internal umat maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Pertemuan tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat kolaborasi, khususnya dalam menyambut dan mengisi bulan suci Ramadan melalui berbagai kegiatan yang mempererat persatuan umat serta memperkokoh peran masjid sebagai pusat pembinaan dan pemberdayaan masyarakat.
Oleh: Cak Aziz01.03 (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
