Rakornas 2026 Sako SPN Tanamkan Life Skill dan Kebiasaan Positif Demi Karakter Luhur Generasi Bangsa

——————–
Jakarta (24/2). Semangat membangun generasi berkarakter kembali mengemuka dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026 Satuan Komunitas Sekawan Persada Nusantara (Sako SPN). Kegiatan tersebut digelar secara hybrid dengan pusat acara di Gedung DPP LDII, Senayan, Jakarta.
Mengusung tema “Life-Skill dan Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Menuju Karakter Luhur”, Rakornas ini tidak sekadar menjadi agenda organisasi, tetapi juga bagian dari gerakan moral dalam menyiapkan masa depan bangsa. Forum nasional tersebut menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen untuk meningkatkan peran kepramukaan dalam membentuk generasi yang cerdas, tangguh, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial.
Peserta Rakornas melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program kerja yang telah berjalan. Selain itu, dirumuskan langkah strategis yang lebih terukur dan berdampak nyata bagi pembinaan generasi muda.
Ketua Majelis Pembimbing Sakonas SPN Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Edwin Sumiroza, menegaskan bahwa karakter luhur tidak terbentuk secara instan, melainkan melalui pembiasaan yang dilakukan secara konsisten. Ia mengibaratkan pembentukan karakter seperti keterampilan berenang yang membutuhkan latihan dan pengulangan.
“Karakter dibangun dari pembiasaan. Dari bangun pagi dengan disiplin, beribadah dengan khusyuk, hingga peduli terhadap sesama dan lingkungan. Jika dilakukan bersama dan terstruktur, inilah fondasi generasi Indonesia yang kuat,” ujar Edwin.
Sebagai gerakan pendidikan nonformal, Pramuka memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, serta pembentukan budi pekerti generasi muda. Pramuka juga aktif mendukung berbagai program nasional, seperti peningkatan kepedulian terhadap lingkungan hidup, pencegahan perundungan, dan pengurangan risiko bencana.
Dalam penguatan life skill, pembinaan dilakukan melalui berbagai kegiatan praktik. Penjelajahan dan perkemahan melatih kemandirian dan daya tahan. Program penghijauan menanamkan kepedulian terhadap lingkungan. Sementara itu, pelatihan keterampilan seperti memasak, kerajinan tangan, dan manajemen keuangan sederhana membekali peserta dengan kemampuan praktis. Seluruh aktivitas tersebut dirancang untuk membangun mental tangguh sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial.
Sebagai wujud implementasi nilai kepedulian, Rakornas ditutup dengan aksi sosial pembagian takjil kepada pengendara yang melintas di depan Gedung DPP LDII. Kegiatan tersebut menjadi simbol empati dan solidaritas kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.
Aksi sederhana itu menegaskan bahwa karakter luhur tidak berhenti pada tataran wacana, melainkan diwujudkan dalam tindakan nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Rakornas 2026 meneguhkan komitmen bahwa pembangunan sumber daya manusia merupakan investasi jangka panjang bangsa. Melalui pembiasaan positif dan penguatan keterampilan hidup, Pramuka Sako SPN bertekad berkontribusi dalam menyongsong Indonesia Emas, yakni Indonesia yang dipimpin generasi berkarakter luhur, berdaya saing global, dan tetap berpegang pada nilai moral bangsa.
Oleh: Herlan Maulana (contributor) / Riska Sabilah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
