Safari Ramadan, Ketua MUI Pasangkayu Perkuat Sinergi dengan LDII

Pasangkayu (24/2) — Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pasangkayu, Maslim Halimin, melaksanakan Safari Ramadan dengan mengunjungi Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Pasangkayu di Masjid Babul Jannah, Senin (24/2).

Dalam sambutannya, Maslim Halimin mengapresiasi peran aktif LDII dalam membina kehidupan keagamaan masyarakat Pasangkayu. “Saya melihat LDII memiliki kontribusi nyata dalam dakwah, pendidikan keagamaan, serta pembinaan generasi muda. Ini sangat membantu dalam memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara MUI dan organisasi kemasyarakatan Islam sangat penting untuk menjaga stabilitas dan keharmonisan kehidupan beragama. “Perbedaan pandangan dan metode dakwah itu wajar, namun jangan sampai menjadi sumber perpecahan. Justru harus menjadi kekuatan untuk saling melengkapi dalam membangun umat,” tegasnya.

Dalam tausiyahnya, Maslim juga mengingatkan umat Islam agar lebih berhati-hati dalam menggunakan produk berlabel halal. Menurutnya, sebagai konsumen produk halal terbesar di dunia, umat Islam Indonesia harus semakin cermat memastikan kehalalan produk yang dikonsumsi. “Bagi yang sudah berhati-hati, tetaplah konsisten. Sedangkan yang belum, mari kita tingkatkan kewaspadaan terhadap kehalalan produk yang kita konsumsi,” pesannya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam menanamkan pendidikan agama dan akhlak kepada anak sejak dini. “Pendidikan agama di lingkungan keluarga adalah fondasi utama untuk membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan mampu menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.

Menutup tausiyahnya, Maslim mengingatkan adanya dua godaan utama yang selalu dihadapi manusia, yakni godaan dari setan dan dari manusia (annas). Oleh karena itu, umat Islam diminta untuk terus memperkuat iman, memperbanyak ibadah, serta menjaga lingkungan pergaulan.

Ia juga mengajak umat Islam untuk menunaikan zakat, baik zakat fitrah maupun zakat mal, sebagai bentuk kepedulian sosial dan penyucian harta. “Apalagi di tengah kondisi harga komoditas seperti sawit yang sedang meningkat, kewajiban zakat harus semakin diperhatikan agar harta menjadi berkah dan kesejahteraan umat dapat terwujud,” pungkasnya.

Safari Ramadan tersebut merupakan bagian dari agenda silaturahmi Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam rangka mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat sinergi antarorganisasi keagamaan di wilayah Kabupaten Pasangkayu selama bulan suci Ramadan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPD LDII Kabupaten Pasangkayu, Lukman Efendi, beserta jajaran pengurus harian dan sejumlah Ketua Pimpinan Cabang (PC) LDII se-Kabupaten Pasangkayu. 

 

Oleh: Anca (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

Leave a Reply

Your email address will not be published.