Sakoda Pramuka SPN Papua Barat Ikuti Gelang Ajar

Manokwari (22/2) – Satuan Komunitas Daerah (Sakoda) Pramuka Sekawan Persada Nusantara (SPN) Papua Barat mengikuti kegiatan Gelang Ajar yang diselenggarakan oleh Satuan Komunitas Nasional (Sakonas) Pramuka SPN, Minggu (22/2). Kegiatan tersebut dilaksanakan secara hybrid dan diikuti oleh Sakoda serta Sakocab SPN dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam pengantar pembukaan, Mabinas Sakonas Pramuka SPN, Erwin Sumiroza, menegaskan bahwa kepramukaan merupakan sarana strategis dalam pembentukan karakter generasi muda. “Kepramukaan menjadi alat untuk mencapai 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan 11 kecakapan hidup. Kebiasaan yang dilakukan secara terus-menerus akan membentuk karakter,” ujar Erwin.
Ia menjelaskan, tujuh kebiasaan tersebut meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat. Menurutnya, kebiasaan itu menjadi bekal penting bagi anak-anak dalam menghadapi konsekuensi dan tanggung jawab yang semakin besar di masa depan “Anak-anak akan dihadapkan pada berbagai persoalan kehidupan. Mereka yang memiliki bekal kecakapan dasar yang baik akan mampu bertahan dan menyelesaikan tugas-tugasnya dengan baik,” katanya.
Narasumber berikutnya, Andalan Nasional Sakonas Pramuka SPN, Deki Wahyu, menekankan pentingnya proses pembinaan menuju kemandirian generasi muda. “Generasi muda tidak cukup hanya diberi nasihat. Mereka harus dibiasakan melalui latihan-latihan nyata agar mandiri dan mampu memecahkan masalah yang dihadapi,” ujarnya.
Menurut Deki, kegiatan kepramukaan menjadi wahana pembentukan kecakapan hidup (life skill) agar peserta didik siap menghadapi tantangan, baik di lingkungan pendidikan maupun kehidupan bermasyarakat.
Sakoda Pramuka SPN Papua Barat mengikuti kegiatan ini dengan membuka studio di Sekretariat LDII Papua Barat, Jalan Gunung Salju, Fanindi, Manokwari, yang diikuti oleh jajaran Majelis Pembina Daerah (Mabida).
Secara struktural, Sakoda Pramuka SPN Papua Barat berada di bawah Biro Pemuda, Kepanduan, Olahraga, dan Seni Budaya (PKOSB) DPW LDII Papua Barat. Organisasi ini bertujuan membentuk generasi muda melalui kegiatan kepanduan yang menekankan disiplin, spiritualitas, kesehatan, intelektual, dan sosial.
Kegiatan Gelang Ajar tersebut diakhiri dengan sesi tanya jawab antar peserta musyawarah untuk membahas sejumlah permasalahan organisasi dan pembinaan kepramukaan di daerah masing-masing.
Oleh: Agus Irawan (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
