Perkuat Kedekatan Indonesia–Arab Saudi, 18 Ribu Warga Jatim Ikuti Buka Puasa Bersama

Surabaya (1/3). Sekitar 18.000 jamaah mengikuti kegiatan buka puasa bersama di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Sabtu (21/2). Dalam kegiatan tersebut dibagikan 12.000 porsi kurma dan 20.741 porsi nasi kebuli.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi kepada Atase Keagamaan Kedutaan Arab Saudi atas dukungan penyelenggaraan kegiatan tersebut, termasuk bantuan kurma dan mushaf Al-Qur’an cetakan Madinah. “Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas sapaan buka puasa kepada masyarakat Jawa Timur. Ini bukan sekadar berbagi hidangan, tetapi simbol persaudaraan dan ukhuwah Islamiyah antara Indonesia dan Arab Saudi,” ujarnya.

Khofifah juga menyinggung dukungan Arab Saudi terhadap peningkatan layanan jemaah Indonesia, salah satunya melalui izin penyiapan Kampung Haji di Mekah.

Atase Keagamaan Kedutaan Arab Saudi, Ahmed bin Essa Al-Hazmi, menegaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama tersebut merupakan bentuk kedekatan dan persaudaraan dengan masyarakat Indonesia. “Kami ingin berbagi kebahagiaan Ramadan dengan saudara-saudara kami di Indonesia. Semoga kebersamaan ini semakin mempererat hubungan kedua negara,” ujarnya.

Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Ketua DPW LDII Jawa Timur Didik Eko Putro. Ia menyebut Ramadan sebagai momentum untuk memperkuat solidaritas dan kerukunan antarelemen masyarakat. “Ramadan adalah bulan persaudaraan. Melalui kegiatan ini, kita melihat bagaimana seluruh elemen masyarakat, ormas, dan pemerintah bisa bersatu dalam semangat berbagi,” kata Didik.

Ia menambahkan bahwa kegiatan berskala besar tersebut mencerminkan eratnya hubungan Indonesia dan Arab Saudi melalui kerja sama di bidang keagamaan dan kemanusiaan, serta mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam penyelenggaraan acara.

Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi Ramadan sekaligus penguatan hubungan keagamaan antara Indonesia dan Arab Saudi. Acara tersebut juga mencatatkan rekor nasional untuk jumlah porsi nasi kebuli yang dibagikan dalam satu kegiatan.

Oleh: Sofyan Gani (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

Leave a Reply

Your email address will not be published.