LDII Kediri dan Sejumlah Ormas Terima Sertifikat Tempat Ibadah

Surabaya (8/3). Yayasan di bawah naungan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Kediri bersama sejumlah organisasi kemasyarakatan Islam menerima sertipikat tanah dan tempat ibadah dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Penyerahan dilakukan dalam acara buka puasa bersama di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (3/3).

Dalam sambutannya, Khofifah menyatakan bahwa sertifikasi tanah merupakan langkah penting untuk memberikan kepastian hukum bagi masyarakat maupun lembaga yang memanfaatkan tanah untuk kegiatan sosial dan keagamaan. “Sertifikasi tanah ini bukan sekadar administratif, tetapi memastikan bahwa hak masyarakat dan lembaga yang berdiri di atas tanah tersebut memiliki perlindungan hukum yang kuat,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa percepatan sertifikasi tanah merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengurangi potensi konflik pertanahan di masa depan.

Ketua DPD LDII Kabupaten Kediri Agus Sukisno menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan pihak terkait atas dukungan dalam proses sertifikasi tersebut. “Penyerahan sertipikat tanah wakaf ini bukan hanya soal legalitas, tetapi juga wujud hadirnya negara dalam melindungi hak masyarakat untuk beribadah dan berkegiatan sosial,” kata Agus.

Menurutnya, kepastian hukum atas aset tanah akan memberikan rasa aman bagi yayasan dan lembaga keagamaan sehingga dapat lebih fokus menjalankan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPW LDII Jawa Timur Moch Amrodji Konawi menilai percepatan sertifikasi tanah bagi tempat ibadah menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung kegiatan keagamaan di tengah masyarakat. “Dengan status tanah yang jelas, lembaga keagamaan dapat lebih fokus menjalankan kegiatan pembinaan moral, pendidikan karakter, dan pelayanan sosial bagi masyarakat,” ujarnya.

Sertipikat tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada perwakilan yayasan penerima. Dari LDII Kabupaten Kediri, sertipikat diterima oleh Wakil Ketua DPD LDII Kabupaten Kediri Suwandra dan Sekretaris DPD LDII Kabupaten Kediri Adi Nurohman yang mewakili Yayasan Baitut Taqwa dan Yayasan Miftahul Huda Blawe.

Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, organisasi keagamaan, serta perwakilan yayasan dari berbagai daerah di Jawa Timur. Turut hadir Ketua DPW LDII Jawa Timur Moch. Amrodji Konawi.

Oleh: Sofyan Gani (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

Leave a Reply

Your email address will not be published.