Asrama Liburan Generus LDII Kramat Jati: Sinergikan Pembentukan Karakter dan Edukasi Kesehatan Reproduksi

 

 

Jakarta (7/7). Liburan sekolah dimanfaatkan secara produktif oleh generasi muda LDII di wilayah Kramat Jati. PAC Batu Ampar dan PAC Cililitan di bawah naungan PC LDII Kramat Jati sukses menyelenggarakan Asrama Pelajar pada 27–28 Juni 2025. Kegiatan ini difokuskan pada penguatan karakter dan edukasi kesehatan reproduksi bagi Generasi Penerus (Generus).

Penasihat PAC LDII Batu Ampar, Suwarno, dalam sambutannya saat pembukaan, menyampaikan tujuan utama diadakannya kegiatan ini. “Kami menyelenggarakan asrama pelajar ini untuk mengisi liburan anak-anak dengan kegiatan yang bermanfaat. Harapannya, mereka tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki karakter yang baik,” ujarnya.

Hari pertama kegiatan diisi dengan pemantapan Himpunan Tata Krama (HTK). Materi ini bertujuan menanamkan 29 karakter luhur LDII kepada para remaja sebagai fondasi kepribadian yang unggul. 

Pada hari kedua, fokus beralih ke edukasi kesehatan reproduksi. Tema ini dinilai sangat relevan di tengah tantangan sosial yang dihadapi remaja masa kini. “Topik ini bukan tabu, justru sangat penting. Agar generus memahami fungsi dan cara menjaga organ reproduksi dengan baik,” tegas Suwarno.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk dari perwakilan Tim Bimbingan dan Konseling, Suryani. Ia menyampaikan, remaja perlu dibekali pemahaman yang tepat mengenai edukasi kesehatan reproduksi. “Materi yang disampaikan sangat positif. Remaja perlu dibekali pemahaman yang tepat tentang kesehatan reproduksi agar terhindar dari perilaku negatif,” ujarnya.

Asrama pelajar ini diikuti oleh sekitar 50-an peserta dengan rentang usia 12–18 tahun. Seluruh peserta tampak antusias dan aktif dalam setiap sesi, baik yang bersifat edukatif maupun diskusi interaktif.

Melalui kegiatan ini, para penyelenggara berharap generasi muda LDII dapat tumbuh menjadi pribadi yang cerdas secara intelektual, kuat dalam karakter, serta memiliki kesadaran menjaga kesehatan fisik dan mental. “Kami ingin para generus menjadi generasi yang unggul di dunia dan akhirat, dengan ilmu yang bermanfaat dan akhlak yang mulia,” tutup Suwarno.

 

Oleh: Inu Subakto (contributor) / Riska Sabillah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng

Leave a Reply

Your email address will not be published.