Hadiri Munas X LDII, Papua Barat Siap Perkuat Ketahanan Sosial dan Ekonomi Umat
Manokwari (14/4). Pengurus DPW LDII Papua Barat mengikuti kegiatan pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) X LDII yang diselenggarakan pada Selasa (7/4) di Grand Ballroom Gedung Serbaguna Minhaajurrosyidiin, Jakarta Timur. Agenda lima tahunan ini membahas kepengurusan baru sekaligus penyusunan program kerja organisasi.
Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso mengatakan forum tersebut juga menjadi ruang merumuskan arah kebijakan organisasi dalam merespons dinamika global. “Krisis di kawasan Timur Tengah berdampak pada kenaikan harga energi, gangguan rantai pasok, dan potensi perlambatan ekonomi,” ujarnya.
Sejumlah isu akan dibahas dalam Munas, antara lain penguatan ketahanan sosial masyarakat dan kemandirian ekonomi umat. LDII juga menyoroti penguatan nilai kebangsaan dalam menghadapi dinamika sosial.
Sesuai dengan delapan klaster pengabdian LDII, yakni kebangsaan, keagamaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi syariah, ketahanan pangan dan lingkungan hidup, teknologi digital, serta energi baru terbarukan. Selain itu, agenda ini mencakup peningkatan sinergi antara organisasi masyarakat dan pemerintah.
Sejumlah pejabat pemerintah turut hadir dan dijadwalkan untuk memberikan pembekalan kepada peserta. Menteri Haji dan Umrah, KH. Muhammad Irfan Yusuf dalam sambutannya pada pembukaan Munas X LDII 2026, ia menegaskan pentingnya peran organisasi kemasyarakatan seperti LDII sebagai jembatan antara kebijakan pemerintah dan masyarakat.
Tema Munas X “Mengokohkan Peran LDII dalam Membangun Indonesia yang Berdaulat, Harmonis, dan Berkeadaban untuk Perdamaian Dunia”. “Tema tersebut selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto, terutama di tengah tantangan geopolitik global yang memengaruhi ketahanan energi, pangan, dan ekonomi nasional,” kata KH. Muhammad Irfan Yusuf.
Kegiatan diikuti sekitar 800 peserta dari Pengurus DPW dan DPD se-Indonesia. Dari Papua Barat, Ketua DPW LDII Papua Barat, Suroto bersama Sekretaris, Agus Irawan beserta semua ketua DPD LDII se-Papua Barat turut hadir langsung sebagai peserta Munas. Sedangkan Pengurus DPW dan DPD LDII lainnya mengikuti secara daring di wilayahnya masing-masing.
Pada studio mini DPW LDII Papua Barat turut hadir mewakili KODAM XVIII/Kasuari Letkol Inf. Puguh Prandono; Kejaksaan Tinggi Papua Barat, Steevan Mc. Lewis Malioy, Dit Intelkam Polda Papua Barat, dan Sat Intelkam Polresta Manokwari. Selain itu, Ketua Pengprov Persinas ASAD Papua Barat, Dwijo Sasono; Ketua Senkom Mitra Polri Papua Barat, Ilham Rusdi; dan Sekretaris DPD LDII Manokwari, Hendri Irnawan Saputra.
Wakil Ketua DPW LDII Papua Barat, Jati Winasis yang juga sebagai Pelaksana Harian (Plh) selama Ketua DPW mengikuti Munas di Jakarta, mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada tamu undangan yang sudah berkenan hadir dan mendukung pelaksanaan pembukaan Munas walaupun secara daring.
“Insya Allah, setelah Bapak Ketua DPW kembali kami akan silaturrahim untuk menyampaikan hasil-hasil Munas,” tambahnya.
Sebagai rangkaian kegiatan Munas, LDII juga menggelar “GenFest” atau Festival Generus yang diikuti 80 stand dari kalangan generasi muda, menampilkan produk pendidikan, UMKM, dan industri kreatif, serta talkshow kewirausahaan. Selain itu, dalam GenFest juga digelar Festival Seni Pencak Silat yang bekerja sama dengan Persinas ASAD.
Oleh: Agus Irawan (contributor) / Uyun Kusuma (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
