LDII Pesawaran Cetak Jurnalis Muda, Perkuat Dakwah di Era Digital

Pesawaran (18/4). DPD LDII Kabupaten Pesawaran melalui Bagian Komunikasi, Informasi, dan Media (KIM) menggelar pelatihan jurnalistik bagi generasi muda pada Minggu (12/4) di Sidomulyo. Kegiatan ini bertujuan mencetak jurnalis muda yang kreatif, santun, dan beretika di tengah pesatnya arus informasi digital.
Pelatihan tersebut diikuti perwakilan Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Pesawaran. Materi yang diberikan meliputi teknik penulisan berita straight news, fotografi, videografi, hingga penyuntingan konten.
Ketua DPD LDII Kabupaten Pesawaran, Irwan, menegaskan bahwa kemampuan jurnalistik menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda dalam menyampaikan informasi yang faktual dan akurat.
“Generasi muda LDII perlu lebih bersemangat mengikuti pelatihan ini. Di era digital, dibutuhkan ide kreatif agar berita tersaji dengan menarik sebagai alat perjuangan dakwah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Bagian KIM DPD LDII Kabupaten Pesawaran, Supengi, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat jaringan informasi organisasi, sekaligus meningkatkan kualitas konten yang diproduksi.
“Kami ingin generasi muda LDII di tingkat PC dan PAC mampu memproduksi konten yang edukatif dan faktual, sehingga informasi yang disampaikan menjadi dakwah yang menyejukkan dan mampu menangkal hoaks,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Penasihat (Wanhat) DPD LDII Kabupaten Pesawaran, Warsono, menekankan pentingnya penguasaan media digital sebagai bagian dari penguatan kapasitas organisasi.
“Pemberitaan LDII tidak boleh tertinggal. Sinergi antara teknis keorganisasian dan kemampuan pemberitaan harus dibangun, terutama untuk membina generasi milenial dan Z,” katanya.
Melalui pelatihan ini, LDII Pesawaran diharapkan mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya memahami teknik jurnalistik, tetapi juga mampu mengelola informasi secara profesional untuk mendukung dakwah di era digital.
Oleh: Yaumi Maulida Khosy (contributor) / Dita Rahmatia (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
