Kesbangpol Way Kanan Dorong LDII Perkuat Peran sebagai Mitra Pembangunan

Lampung (28/4). Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Way Kanan mendorong Lembaga Dakwah Islam Indonesia untuk terus berperan sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Kesbangpol Way Kanan, Dedi Iskandar, saat memberikan materi pada Musyawarah Daerah (Musda) VI DPD LDII Kabupaten Way Kanan di Gedung Serbaguna Pemerintah Kabupaten Way Kanan, Rabu (22/4).
Dalam pemaparannya, Dedi menyampaikan apresiasi kepada DPD LDII Way Kanan atas keterlibatan aktif dalam pelaporan kegiatan organisasi kepada pemerintah daerah. “Kami berterima kasih kepada DPD LDII Way Kanan yang selalu aktif melaporkan keberadaan dan kegiatannya. Ini adalah gambaran bahwa LDII adalah organisasi yang patuh pada regulasi negara kita,” kata Dedi.
Ia menjelaskan bahwa kebebasan berserikat dan berkumpul telah diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945, sekaligus menekankan pentingnya pemahaman terhadap Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi sebagai pedoman berorganisasi.
Menurut Dedi, organisasi kemasyarakatan memiliki fungsi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, memberikan pelayanan sosial, menjaga nilai agama dan budaya, serta memperkuat persatuan bangsa.
Dedi juga mengingatkan organisasi kemasyarakatan agar menjaga independensi dalam dinamika politik. “Ormas itu sering dijadikan alat politik. Terkadang ada ormas yang terseret, ada juga yang menyertakan diri. Padahal, ormas harus tetap menjalankan fungsinya secara proporsional demi kemaslahatan masyarakat,” ujarnya.
Ketua DPD LDII Way Kanan, Sobri, mengatakan LDII tetap menjalankan prinsip netral aktif dalam menyikapi dinamika politik. “LDII selalu memegang prinsip netral aktif. Dalam hal ini, netralitas bukanlah sikap pasif, justru kami mendorong warga kami untuk tetap aktif menggunakan hak politiknya secara bertanggung jawab demi kemajuan bangsa,” kata Sobri.
Musda VI DPD LDII Way Kanan diikuti sekitar 210 peserta dari unsur Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC), dengan agenda evaluasi program kerja dan penyusunan kepengurusan organisasi untuk periode berikutnya.
Oleh: Yaumi Maulida Khosy (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
