Musda VI LDII Way Kanan Bahas Penguatan Kebangsaan dan Program Organisasi

Lampung (28/4). Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia Kabupaten Way Kanan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VI di Gedung Serbaguna Pemerintah Kabupaten Way Kanan, Rabu (22/4).

Musda tersebut diikuti 210 peserta yang berasal dari jajaran Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Way Kanan, dengan agenda pembahasan program kerja organisasi dan pemilihan kepengurusan untuk masa bakti lima tahun ke depan.

Ketua DPW LDII Provinsi Lampung, M. Aditya, dalam sambutannya menyampaikan bahwa wawasan kebangsaan menjadi salah satu prioritas dalam program pengabdian LDII. “Slogan NKRI harga mati itu bukan cuma punya TNI, tetapi juga bagi LDII. Kami sangat berkepentingan menjaga negeri ini karena kami sangat mencintai Indonesia yang memberikan kita kesempatan tinggal, mencari maisyah, dan beribadah dengan lancar,” kata Aditya.

Ia juga mengingatkan warga LDII agar berkontribusi dalam pembangunan dan tidak hanya menyampaikan kritik tanpa solusi.

Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, yang membuka kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan LDII dalam berbagai program pembangunan daerah. “LDII merupakan salah satu ormas dengan basis yang luas. Melalui Musda ini, kita menyaksikan proses demokrasi internal yang sehat untuk menentukan arah organisasi lima tahun ke depan. Kami dari pemerintah memberikan dukungan penuh agar LDII terus berkembang,” ujar Ayu.

Ketua Majelis Ulama Indonesia Way Kanan, Ipul Saipullah, yang turut hadir dalam kegiatan itu, menyampaikan apresiasi terhadap soliditas organisasi LDII di daerah tersebut. “Persatuan LDII di Way Kanan ini sangat luar biasa,” katanya.

Ketua DPD LDII Way Kanan, Sobri, mengatakan Musda VI mengangkat tema peningkatan kontribusi LDII untuk mendukung terwujudnya Kabupaten Way Kanan yang mandiri dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.

Pembukaan Musda ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Way Kanan sebagai simbol dimulainya rangkaian agenda musyawarah.

 

Oleh: Yaumi Maulida Khosy (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

Leave a Reply

Your email address will not be published.