Munas X LDII 2026 Tegaskan Peran Strategis Organisasi, DPW Sulbar Siap Perkuat Kontribusi Daerah

Jakarta (5/5). Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) X LDII 2026 pada 7–9 April 2026 di Grand Ballroom Minhajurrosyidin, Jakarta Timur. Forum tertinggi organisasi ini menjadi momentum strategis untuk mengevaluasi kinerja sekaligus merumuskan arah kebijakan dan program kerja LDII ke depan.

Mengusung tema “Mengokohkan Peran LDII dalam Membangun Indonesia yang Berdaulat, Harmonis, dan Berkeadaban untuk Perdamaian Dunia,” Munas X dilaksanakan secara hybrid, dengan diikuti peserta dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini juga dihadiri jajaran pengurus DPP, DPW, DPD LDII, pejabat pemerintah, serta tokoh masyarakat.

Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso, menegaskan pentingnya peran aktif seluruh jajaran organisasi dalam pembangunan bangsa. “Marilah kita tunjukkan bahwa LDII hadir dan berkontribusi untuk bangsa,” ujarnya dalam sambutan.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan. Menurutnya, Munas X tidak hanya menjadi ajang evaluasi, tetapi juga forum strategis untuk menentukan arah organisasi, termasuk pemilihan kepengurusan baru masa bakti 2026–2031.

Keikutsertaan DPW LDII Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dalam Munas X menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi di tingkat daerah. Perwakilan Sulbar yang hadir antara lain Lukman Efendi mewakili Ketua DPW, Andy Irawan mewakili Sekretaris DPW, serta para Ketua DPD LDII dari sejumlah kabupaten, seperti Saifuddin (Polewali Mandar), Bambang Cahyadi (Mamuju), Awaluddin (Majene), Poniman (Mamuju Tengah), dan Abdul Majid (Pasangkayu).

DPW LDII Sulbar menyatakan komitmennya untuk mengawal dan mengimplementasikan hasil Munas di wilayahnya. “Kami siap memperkuat peran LDII di Sulawesi Barat melalui program yang selaras dengan kebijakan DPP, serta terus berkontribusi dalam pembangunan umat dan bangsa,” ujar Lukman Efendi.

Melalui Munas X ini, LDII diharapkan semakin solid, profesional, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjawab tantangan zaman secara adaptif dan berkelanjutan.

 

Oleh: Shelynda Trifebriani Nursalam (contributor) / Uyun Kusuma (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

Leave a Reply

Your email address will not be published.