Wujud Kepedulian Umat, LDII Kotamobagu Bantu Pembangunan Masjid Al-Ikhlas
Kotamobagu (7/5). Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Kotamobagu kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pembangunan sarana ibadah melalui penyaluran bantuan untuk Masjid Al-Ikhlas di Kelurahan Mongondow, Kecamatan Kotamobagu Selatan.
Ketua DPD LDII Kota Kotamobagu, Musa Tungkagi bersama jajaran pengurus, menyerahkan bantuan jariyah berupa material bangunan kepada panitia pembangunan masjid pada Kamis (5/5). Adapun bantuan yang diberikan meliputi semen sebanyak 100 sak, 50 batang besi berdiameter 10 mm, serta 50 batang besi berdiameter 8 mm.
Bantuan ini merupakan wujud komitmen LDII dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus mendorong percepatan pembangunan fasilitas ibadah yang representatif bagi masyarakat. Penyerahan bantuan diterima oleh Lurah Mongondow, Hasyim Golonggom didampingi jajaran pengurus dan panitia pembangunan Masjid Al-Ikhlas.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPD LDII Kota Kotamobagu menyampaikan bahwa LDII akan terus berupaya menjalin sinergi dengan pemerintah, tokoh agama, tokoh adat, serta seluruh elemen masyarakat sebagai bagian dari kontribusi organisasi dalam pembangunan umat.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu mempercepat proses pembangunan Masjid Al-Ikhlas sehingga segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Semangat ta’awun dan kebersamaan ini diharapkan terus terjaga demi kemaslahatan bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Lurah Mongondow menyampaikan apresiasi atas kepedulian LDII terhadap pembangunan masjid di wilayahnya. “Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti dalam mendorong percepatan pembangunan masjid dan memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, LDII Kotamobagu menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan sarana ibadah serta mempererat ukhuwah Islamiyah demi terwujudnya masyarakat yang harmonis dan religius.
Oleh: Ridwan DK | S25RID | SULUT 3 (contributor) / Uyun Kusuma (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
