Mensyukuri Nikmat di Atas Piring: Mengingat Peran Petani Padi

Oleh: Supardo (LISDAL LDII Bantul DIY)

Setiap kali nasi tersaji di meja makan, ada proses panjang yang mendahuluinya. Dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga panen, semua melibatkan kerja petani yang berlangsung berbulan-bulan.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi padi nasional pada 2025 mencapai 60,21 juta ton gabah kering giling (GKG), dengan produksi beras untuk konsumsi pangan penduduk sekitar 34,69 juta ton. Angka ini menunjukkan bahwa sektor pertanian, khususnya padi, masih menjadi penopang utama kebutuhan pangan nasional.

Beras bukan sekadar komoditas pangan, tetapi bagian dari kebutuhan pokok masyarakat Indonesia. Stabilitas produksi beras berpengaruh terhadap ketersediaan pangan dan daya beli masyarakat.

Sawah dan Fungsi Lingkungan

Sawah tidak hanya berfungsi sebagai lahan produksi pangan. Ekosistem persawahan juga berperan dalam menjaga tata air, membantu penyerapan air hujan, serta menjadi ruang hidup bagi berbagai organisme.

Di sejumlah daerah, pola pertanian tradisional seperti sistem irigasi subak di Bali menunjukkan bahwa pertanian padi tidak hanya berkaitan dengan produksi, tetapi juga pengelolaan lingkungan dan sosial masyarakat.

Karena itu, menjaga keberlanjutan lahan sawah menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan pangan dan lingkungan.

Syukur dalam Bentuk Tindakan

Mensyukuri pangan tidak cukup hanya dalam bentuk ucapan, tetapi juga dapat diwujudkan melalui sikap sehari-hari.

Pertama, menghargai makanan dengan menghindari pemborosan. Setiap butir nasi merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan tenaga, waktu, air, dan biaya produksi.

Kedua, menjaga keberadaan lahan pertanian. Alih fungsi lahan pertanian menjadi salah satu tantangan dalam menjaga produksi pangan nasional. Perlindungan lahan pertanian berkelanjutan menjadi bagian penting dalam kebijakan pangan jangka panjang.

Ketiga, meningkatkan kesejahteraan petani. Tantangan regenerasi petani menjadi perhatian bersama, mengingat sebagian besar petani saat ini berada pada usia produktif akhir. Dukungan teknologi pertanian, akses pasar, dan kepastian harga menjadi faktor penting untuk menjaga keberlanjutan sektor ini.

Ketahanan Pangan dan Masa Depan

Ketahanan pangan berawal dari kemampuan menjaga produksi di tingkat petani. Ketersediaan pangan yang stabil tidak terlepas dari keberlanjutan lahan, dukungan kebijakan, dan keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian.

Menghargai petani berarti memahami bahwa pangan yang tersedia setiap hari merupakan hasil kerja yang panjang dan berkesinambungan.

Karena itu, menjaga pertanian bukan hanya urusan petani, tetapi bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga ketersediaan pangan di masa depan.


Penulis adalah pemerhati isu pertanian dan ketahanan pangan, Ketua Bidang Lisdal LDII Kabupaten Bantul

Oleh: Supardo Kayat (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

One thought on “Mensyukuri Nikmat di Atas Piring: Mengingat Peran Petani Padi

  • May 11, 2026 at 1:46 pm
    Permalink

    Dengan hasil kerja yang panjang dan berkesinambungan para petani padi,
    Semoga Allah senantiasa paring panen yang berlimpah berkah barokah untuk kesemuanya….

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.