Hadiri Peringatan Hari Pattimura, LDII Papua Barat Tekankan Pentingnya Persatuan

Manokwari (21/5). DPW LDII Papua Barat memenuhi undangan dari Ikatan Keluarga Maluku di Tanah Papua untuk menghadiri peringatan Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura ke-209. Acara yang mengusung tema “Pattimura Penggel Katong, Pela Gandong Bikin Menang” ini berlangsung di Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi, Manokwari, pada Jumat, (15/5).
Peringatan ini digelar untuk mengenang jasa Kapitan Pattimura, atau Thomas Matulessy, yang memimpin rakyat Maluku melawan penjajahan Belanda pada tahun 1817. Sejarah mencatat perjuangan tersebut dipicu oleh penindasan kolonial, mulai dari monopoli perdagangan rempah, kerja paksa, hingga kebijakan ekonomi yang memberatkan masyarakat. Perjuangan gigih ini kemudian dilanjutkan oleh pahlawan nasional perempuan, Martha Christina Tiahahu.
Ketua Panitia Pelaksana, Johani Brian Makatita, menyampaikan apresiasi atas kehadiran para pengurus LDII dalam acara ini. Menurutnya, kehadiran tersebut mencerminkan komitmen kebersamaan dalam membangun bangsa di tengah keberagaman masyarakat.
Semangat persatuan juga ditegaskan oleh Bupati Manokwari Hermus Indou dalam arahannya yang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga keharmonisan.
“Mari terus warisi semangat ini untuk menjaga persatuan dan kesatuan di antara sesama warga, baik antarsaudara dari Maluku maupun dengan suku-suku lainnya,” ujar Hermus Indou.
LDII Papua Barat hadir diwakili oleh Sekretaris DPW LDII Papua Barat Agus Irawan bersama Ketua DPD LDII Kabupaten Manokwari Soleman Paputungan. Setelah menyimak napak tilas sejarah yang disampaikan, Agus Irawan mengajak seluruh generasi penerus untuk mengambil hikmah dari keteguhan para pahlawan.
Menurutnya, semangat perjuangan Kapitan Pattimura harus tetap hidup di dalam sanubari masyarakat. Ia menekankan bahwa tantangan zaman saat ini, terutama di sektor ekonomi, memerlukan benteng persatuan yang kokoh agar seluruh elemen bangsa dapat terus berjalan beriringan menuju kesejahteraan bersama.
Oleh: Agus Irawan (contributor) / Riska Sabilah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

