Lintas Daerah

Jelang Iduladha, Warga LDII Simpang Aro Musyawarahkan Kesiapan Kurban

Muara Bulian (1/6). Warga dan pengurus LDII Simpang Aro menggelar musyawarah persiapan pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Pertemuan tersebut dilangsungkan di Masjid Al Manshurin, Kelurahan Teratai, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, pada Minggu (17/5).

Musyawarah ini dihadiri oleh jajaran pengurus, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga setempat. Agenda utama pertemuan membahas berbagai persiapan teknis, mulai dari pembagian tugas panitia, teknis penyembelihan, hingga mekanisme distribusi daging kurban agar tepat sasaran.

Saat membuka kegiatan, Sutris menekankan pentingnya menjaga adab dan etika dalam bermusyawarah agar setiap keputusan yang dihasilkan dapat diterima dengan baik serta membawa manfaat bagi semua pihak.

“Musyawarah bukan hanya membahas urusan teknis pekerjaan, tetapi juga bagian dari ibadah. Oleh karena itu, harus dilakukan dengan penuh keikhlasan, saling menghargai, dan mengutamakan kebersamaan,” ujarnya.

Sebagai pedoman jalannya diskusi, tata tertib musyawarah turut dibacakan, di antaranya imbauan agar peserta menyampaikan pendapat secara santun, tidak memotong pembicaraan, serta menerima hasil keputusan dengan lapang dada.

Sebelum memasuki pembahasan inti, salah satu tokoh masyarakat, Rukun, memberikan penekanan mengenai makna ibadah kurban sebagai bentuk kepedulian sosial. Menurutnya, kelancaran pelaksanaan kurban sangat ditentukan oleh kesiapan panitia dalam melayani masyarakat dengan tertib dan penuh tanggung jawab.

“Semua hal teknis harus diatur dengan baik agar pelaksanaan kurban berjalan lancar, aman, dan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga sekitar,” kata Rukun.

Berdasarkan hasil musyawarah, panitia menyepakati akan menyembelih hewan kurban yang terdiri atas 3 ekor sapi dan 1 ekor kambing. Proses penyembelihan dijadwalkan berlangsung tepat setelah pelaksanaan salat Iduladha, yakni sekitar pukul 07.30 WIB.

Untuk mendukung kelancaran di lapangan, dibentuk beberapa tim kerja yang meliputi tim penyembelihan, tim kebersihan, tim pengemasan, hingga tim distribusi. Selain itu, warga juga sepakat membentuk tim khusus untuk mengantisipasi dan menangani kendala teknis secara cepat di lapangan.

Musyawarah tersebut berjalan dengan tertib dan penuh rasa kekeluargaan. Acara kemudian diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Suprono, memohon agar seluruh rangkaian ibadah kurban tahun ini diberikan kelancaran dan keberkahan bagi masyarakat Simpang Aro.

 

 

Riska Sabilah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *