A. NasionalGenerus LDIIOrganisasi

Pengajian Umum Khusus Ibu-Ibu dan Generus Putri LDII Bontang, Perkuat Pembinaan dan Amaliah di Era Modern

Pengajian Umum LDII Bontang Khususnya Ibu – Ibu dan Generus Putri, Saat Umay Memaparkan Materi. ( FOTO : Lines )

Bontang (23/8). DPD LDII Bontang menggelar pengajian umum khusus ibu-ibu dan generus putri dengan mengusung tema pembinaan, perawatan, dan pengembangan kegiatan ibu-ibu di lingkungan LDII. Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk memperkuat pembinaan dari tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC), Pimpinan Cabang (PC), hingga Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Bontang.

Selaku pemateri, Umay menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat baik karena dapat menambah ilmu, pemahaman, serta meningkatkan amaliah para peserta.

Menurutnya, salah satu indikator utama seorang perempuan dapat menjadi istri yang salehah di era modern adalah memiliki pemahaman yang baik tentang halal dan haram. Pemahaman tersebut menjadi landasan untuk istiqamah sebagai muslimah yang mampu menjaga diri, keluarga, serta lingkungan pergaulannya di tengah berbagai tantangan kehidupan modern.

“Para ibu perlu membangun kebiasaan positif dan menyusun sistem monitoring yang efektif agar kebiasaan tersebut dapat dilakukan secara konsisten,” ujar Umay.

Ia menekankan beberapa kebiasaan positif yang perlu terus dipelihara, di antaranya gemar mengaji, senang mendengarkan nasihat, serta mampu menjaga pergaulan.

Pengajian Umum LDII Bontang Khusus Ibu-Ibu dan Generus Putri. ( FOTO : Lines )

Lebih lanjut, Umay mengajak para ibu untuk membangun support system dalam keluarga, khususnya antara suami dan istri, sehingga keduanya dapat saling menguatkan dalam menjalankan kehidupan rumah tangga.

“Pahami kembali tujuan awal pernikahan, yaitu menyempurnakan ibadah dan membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan tentang pentingnya memahami hak dan kewajiban antara suami dan istri sebagaimana pesan dalam Al-Qur’an Surat Ar-Rum ayat 21. Suami dan istri diibaratkan sebagai pakaian satu sama lain, yang bermakna saling melindungi, menutupi kekurangan, serta melengkapi.

Umay mengaku bersyukur, bangga, sekaligus terharu dapat melihat antusiasme dan dinamika para peserta selama kegiatan berlangsung.

“Saya sangat bersyukur, bangga, sekaligus terharu bisa bertatap muka secara langsung dengan ibu-ibu dan generus putri Bontang yang luar biasa antusias mengikuti kegiatan ini,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Umay juga berpesan kepada para peserta untuk senantiasa menjaga kebersihan dan kesucian diri. Menurutnya, menjaga kebersihan dan kesucian merupakan bagian penting dalam membangun kehidupan yang baik dan sesuai dengan tuntunan agama.

Ia juga mengingatkan pentingnya memahami kedudukan perempuan dalam menjaga kehormatan diri. “Pahami diri kita sebagai perempuan, bahwa mengenakan pakaian secara syar’i merupakan suatu kewajiban, bukan sekadar sunah,” pesannya.

Melalui pengajian tersebut, diharapkan para ibu dan remaja putri LDII Bontang semakin memahami pentingnya meningkatkan keilmuan, kefahaman, dan amaliah, sekaligus mampu menjadi teladan dalam keluarga dan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *