Inilah Pembeda, SSB LDII Padukan Pembinaan Sepak Bola dan Ibadah

Lampung Selatan (28/1). Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) sebagai organisasi kemasyarakatan keagamaan dikenal konsisten dalam pembinaan ibadah dan akhlakul karimah. Komitmen tersebut juga tercermin dalam pembinaan generasi muda melalui Sekolah Sepak Bola (SSB) Sejati, yang berada di bawah binaan PAC LDII Pemanggilan, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan.
Pelatih Utama SSB Sejati, Nurudin, menegaskan bahwa pembinaan karakter selalu menjadi perhatian utama. “Setiap latihan selalu kami awali dan akhiri dengan pengarahan dan nasihat. Tidak hanya dari pelatih, tetapi juga dari pengurus SSB dan pengurus LDII,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembinaan di SSB Sejati merupakan kelanjutan dari pembinaan keagamaan yang telah diberikan sejak dini melalui pengajian anak-anak atau Cabe Rawit. “Pembinaan SSB ini merupakan rangkaian dari pembinaan yang sudah dilakukan sejak pengajian Cabe Rawit,” jelasnya.
Menurutnya, kesinambungan pembinaan tersebut mempermudah pembentukan generasi penerus yang tidak hanya unggul secara fisik dan keterampilan, tetapi juga memiliki pemahaman agama yang baik, kemandirian, serta akhlak mulia.
Senada dengan itu, Ketua SSB Sejati, Mustofa Lutfi, menegaskan bahwa SSB Sejati memiliki visi yang berbeda dibandingkan sekolah sepak bola pada umumnya. “Tujuan SSB Sejati bukan hanya mencetak pemain sepak bola yang andal, tetapi juga melahirkan mubaligh yang berakhlak mulia dan, bila Allah berkehendak, menjadi pemain sepak bola profesional,” ungkapnya.
SSB Sejati yang rutin menggelar latihan di Lapangan Sepak Bola Yayasan Nurul Huda Lampung, Dusun Serbajadi 2, Pemanggilan, tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan teknik dan fisik sepak bola. Lebih dari itu, pembinaan ibadah dan akhlak menjadi bagian integral dalam setiap sesi latihan.
Pendekatan pembinaan yang memadukan olahraga, ibadah, dan akhlak ini menjadi ciri khas sekaligus pembeda SSB LDII dengan sekolah sepak bola lainnya. Melalui pola pembinaan tersebut, LDII berharap dapat menyiapkan generasi muda yang sehat jasmani, kuat rohani, serta siap berkontribusi positif bagi agama, bangsa, dan masyarakat.
Oleh: Heri Pujiyanto (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
