LDII Dorong Kemandirian Ekonomi Pemuda Melalui Akademi Entrepreneur

Sumedang (2/2). Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) terus mendorong penguatan kemandirian ekonomi generasi muda melalui penyelenggaraan Business Workshop Akademi Entrepreneur LDII yang digelar di Graha Aulia, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Sabtu (31/1).

Kegiatan tersebut diikuti peserta dari berbagai daerah, termasuk Bagian EPM DPD LDII Kabupaten Purwakarta Joko Taruno Sembodo serta Wakil Ketua DPD LDII Kabupaten Purwakarta J Harpendi, yang mengikuti rangkaian acara sejak pagi hingga sore hari.

Ketua DPW LDII Jawa Barat Dicky Harun mengatakan, Akademi Entrepreneur merupakan upaya LDII dalam membekali generasi muda dengan keterampilan serta mental kewirausahaan di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang. Menurutnya, pemuda perlu didorong untuk tidak hanya bergantung pada lapangan kerja formal, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha secara mandiri.

“Melalui Akademi Entrepreneur ini, kami ingin membangun kemandirian ekonomi generasi muda LDII agar mampu menciptakan lapangan kerja dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Dicky Harun juga menyampaikan harapan Polda Jawa Barat agar masjid-masjid LDII dapat dimanfaatkan sebagai rest area bagi para pemudik pada masa Lebaran. Ia menegaskan, LDII siap mendukung hal tersebut sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga kenyamanan dan keamanan selama arus mudik.

Sementara itu, mewakili Kapolda Jawa Barat, Ade Hermanto mengapresiasi inisiatif LDII dalam menyelenggarakan Akademi Entrepreneur. Ia menilai kegiatan tersebut sejalan dengan upaya membangun masyarakat yang produktif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Menurutnya, pembangunan ekonomi memiliki keterkaitan erat dengan stabilitas sosial dan keamanan. Lingkungan yang aman dan kondusif akan mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan sinergi seluruh elemen masyarakat, termasuk LDII, dalam mendukung pembangunan melalui kegiatan-kegiatan positif seperti pengembangan wirausaha,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa Polri saat ini mendukung berbagai program pemerintah, termasuk ketahanan pangan. Dukungan tersebut dilakukan mulai dari pendampingan penanaman komoditas pangan hingga pendistribusian beras guna menjaga stabilitas harga di pasaran.

Menurutnya, tema wirausaha digital yang diangkat dalam workshop ini sangat relevan dengan perkembangan teknologi saat ini. Adaptasi terhadap digitalisasi dinilai penting agar masyarakat mampu menciptakan usaha yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

“Kemandirian ekonomi masyarakat akan memperkuat ketahanan sosial dan mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” pungkasnya.

 

 

 

Oleh: KG Ing Suro (contributor) / Riska Sabilah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

Leave a Reply

Your email address will not be published.