Kota Jambi (2/2). Suasana sejuk pagi hari di Masjid Tawakkal, Kelurahan Wijaya Pura, Kecamatan Jambi Selatan, diisi dengan kegiatan keagamaan usai salat Subuh berjamaah, Minggu (1/2). Ratusan warga mengikuti tausiyah yang mengajak untuk memahami hakikat syukur sebagai fondasi kehidupan beragama dan bermasyarakat.
Kegiatan yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Jambi tersebut bertujuan membentuk karakter syukur yang tercermin dalam sikap dan perbuatan sehari-hari.
Pemateri dari Biro Pendidikan Keagamaan dan Dakwah (PKD) DPW LDII Jambi, Erwin Susalit, menyampaikan bahwa syukur tidak cukup diucapkan melalui lisan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata.
“Allah tidak pernah menghentikan pemberian-Nya kepada kita, bahkan di saat kita tidur. Buktinya, pagi ini kita dibangunkan dalam keadaan sehat, bisa melaksanakan ibadah malam, hingga melangkah ke masjid untuk salat Subuh berjamaah,” ujarnya.
Ia menambahkan, nikmat terbesar bagi manusia adalah diberi kesempatan hidup sebagai Muslim yang taat. Menurutnya, syukur yang sejati akan tercermin dalam perilaku positif dan mampu menciptakan kerukunan dalam kehidupan sosial.
“Nilai sesuatu diukur dari hasilnya. Hidup sebagai Muslim yang taat adalah nikmat yang luar biasa, karena hasil akhirnya adalah surga,” tambahnya.
Antusiasme para warga terlihat selama kegiatan berlangsung. Salah satu warga, Eko, mengaku senang dapat mengikuti salat Subuh berjamaah sekaligus mendapatkan nasihat keagamaan.
“Senang bisa berjamaah di sini. Apalagi hari Minggu biasanya ada nasihat agama yang menyegarkan pikiran, seperti penambah semangat untuk memulai aktivitas,” ungkapnya.
Apresiasi juga disampaikan Ketua RT 08 Kelurahan Wijaya Pura, Amir Suhadak. Ia menilai kegiatan keagamaan yang digelar LDII memberikan dampak positif bagi kehidupan bermasyarakat.
“Saya secara pribadi dan sebagai pengurus lingkungan mengapresiasi inisiatif LDII. Dakwah yang dilakukan tidak hanya berupa ceramah, tetapi juga mendorong warganya aktif dalam kegiatan kemasyarakatan. Hal ini sejalan dengan upaya membangun lingkungan yang harmonis,” tuturnya.
Melalui kegiatan rutin tersebut, LDII terus berupaya berkontribusi dalam membentuk masyarakat yang kuat secara spiritual serta memiliki kepedulian sosial, sehingga mampu mewujudkan kehidupan yang rukun, bermakna, dan bermanfaat bagi sesama.