Tingkatkan Dakwah Digital, Ketua LDII Banten Tekankan Peran Podcast dan Media Sosial

Serang (2/2). Ketua DPW LDII Provinsi Banten, Dimo Tono Sumito, menegaskan pentingnya pengelolaan media sosial yang baik dan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas organisasi dan dakwah digital. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan persiapan Podcast LDII Banten bertajuk Srupod V60 LDII Banten yang digelar di Gedung LDII Banten, Kramatwatu, Sabtu (31/1).

Menurutnya, berbagai platform media sosial seperti X, Facebook, Instagram, dan YouTube perlu dikelola dengan kontrol yang baik. “Media sosial harus dikontrol untuk memastikan amar makruf berjalan secara berkelanjutan. Dengan begitu, dakwah benar-benar menjadi perjuangan yang menyemangati dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Ia menegaskan pengelolaan media sosial yang terarah akan membentuk organisasi yang unggul. “Tentunya semua itu harus melalui proses yang baik dan terencana. Mari kita upayakan bersama dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.

Menghadapi tantangan generasi muda di era digital, Dimo juga menekankan pentingnya penguatan karakter profesional religius. Menurutnya, teknologi tidak boleh memberikan dampak negatif, melainkan harus dimanfaatkan secara positif dan produktif. “Generasi muda perlu dibekali karakter yang kuat agar mampu memanfaatkan teknologi dengan bijak,” katanya.

Lebih lanjut, Dimo menyebutkan bahwa perkembangan teknologi saat ini menjadi aspek krusial dalam kehidupan, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pokok, tetapi juga kebutuhan pendukung lainnya.

Melihat tantangan tersebut, ia menegaskan bahwa LDII terus berupaya menyiapkan generasi penerus melalui program Lines Banten yang menanamkan 29 karakter luhur.

Menutup pernyataannya, Dimo menegaskan bahwa teknologi harus menjadi prioritas dalam dakwah dan pembinaan generasi muda. “Dengan pemanfaatan teknologi yang berkesinambungan, penguatan karakter, dan pengelolaan media sosial yang bijak, semoga cita-cita Indonesia Emas 2045 dapat tercapai,” pungkasnya.

Oleh: Bung Pream (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

Leave a Reply

Your email address will not be published.