Kejaksaan Negeri Way Kanan Tekankan Pentingnya Toleransi di Musda VI LDII Way Kanan

Way Kanan (30/4). Kejaksaan Negeri Way Kanan menegaskan pentingnya menjaga toleransi di tengah keberagaman masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Kepala Sub Bidang Intelijen Kejari Way Kanan Syech Julian Hartawan saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) VI DPD LDII Kabupaten Way Kanan, Rabu (22/4).
“Perbedaan itu bukan sebuah penyakit,” tegas Syech Julian Hartawan di hadapan sekitar 200-an peserta Musda.
Ia mengingatkan bahwa konflik sosial kerap muncul bukan karena perbedaan itu sendiri, melainkan karena cara pandang yang keliru dan pemikiran radikal. “Perbedaan akan menjadi negatif apabila ada pemikiran-pemikiran yang radikal,” ujarnya.
Dalam konteks hukum, ia menekankan pentingnya pemahaman yang proporsional di masyarakat dengan menyatakan, “Salah belum tentu jahat, jahat sudah tentu salah.”
Kejari Way Kanan mengajak warga LDII untuk aktif menyuarakan nilai toleransi dan menjaga keharmonisan sosial di tengah masyarakat yang majemuk.
Sebagai langkah konkret, Kejari menghadirkan berbagai program edukasi seperti “Jaksa Masuk Sekolah”, “Jaksa Masuk Pesantren”, dan “Jaksa Menyapa” guna meningkatkan literasi hukum serta mencegah berkembangnya ide-ide radikal.
Musda VI LDII Way Kanan mengangkat tema kontribusi organisasi dalam mewujudkan daerah yang mandiri dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045. Acara ini dihadiri sejumlah tokoh daerah, termasuk Bupati Way Kanan.
Oleh: Of (contributor) / Riska Sabilah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
