Bimbingan Perkawinan Tetap Digelar Meski Hari Libur, KUA Tabir Timur Siapkan Catin Bangun Keluarga Sakinah

Merangin (17/4). Meskipun hari Jumat (3/4) merupakan hari libur, semangat Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tabir Timur, Kabupaten Merangin, tidak surut dalam menggelar Bimbingan Perkawinan (Bimwin) secara rutin.
Kegiatan yang menjadi program unggulan Kementerian Agama ini ditujukan khusus bagi calon pengantin (catin) sebagai bekal nasihat dan pembekalan sebelum memasuki kehidupan pernikahan.
Kepala KUA Tabir Timur, Muhamad menegaskan bahwa pembinaan bagi catin bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan mendasar untuk membangun pondasi rumah tangga yang kuat.
“Pembinaan calon pengantin ini sangat penting sebagai modal dasar sebelum ijab kabul dilangsungkan. Banyak hal teknis dan nonteknis yang harus dipahami agar pasangan siap menghadapi lika-liku rumah tangga,” ujar Muhamad.
Ia mengakui bahwa pelaksanaan Bimwin pada hari libur dilakukan karena padatnya jadwal calon pengantin dan untuk menghindari antrean panjang pada hari kerja. Untuk itu, KUA menunjuk salah satu pegawai KUA yang juga tokoh LDII setempat, Ustaz Warsan Nurrohim sebagai pemateri inti.
Dalam penyampaiannya, Ustaz Warsan mengangkat tema “Keluarga Sakinah” yang berfokus pada tiga pilar utama: mawaddah (cinta kasih), rahmah (kepedulian), dan amanah (tanggung jawab). Ia menjelaskan secara praktis poin-poin penting seperti komunikasi yang baik tanpa menyakiti, pembagian hak dan kewajiban suami-istri, hingga pengelolaan ekonomi rumah tangga yang sehat.
“Kami tekankan hal-hal konkret. Misalnya, jadwalkan waktu ngobrol suami-istri setiap hari, jangan sampai kesibukan mengalahkan kebersamaan. Hidupkan amalan sunnah di rumah, salat berjamaah, mengaji. Itu langkah kecil tapi dampaknya besar untuk mewujudkan keluarga sakinah,” jelas Warsan kepada para peserta.
Kegiatan yang juga membahas niat nikah karena ibadah serta peran orang tua dalam mendidik anak ini berlangsung penuh antusiasme. Para catin tampak aktif bertanya, terutama mengenai tips menghindari konflik dan menjaga keharmonisan di tengah tekanan ekonomi.
Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan setiap pasangan siap membangun generasi penerus yang taat dan berakhlak mulia.
Riska Sabilah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
