LDII Sulsel Sosialisasikan Hasil Munas X dalam Pengajian Umum di Makassar

Makassar (18/4). DPW LDII Sulawesi Selatan menyosialisasikan hasil Musyawarah Nasional (Munas) X LDII dalam pengajian umum yang digelar di Masjid Roudhotul Jannah, Kompleks Dr. Tadjuddin Chalid, Jalan Berua Raya, Kota Makassar, Minggu (12/4).
Ketua DPW LDII Sulawesi Selatan, Asdar Mattiro, dalam paparannya menyampaikan bahwa dinamika global, khususnya konflik di kawasan Teluk, memiliki dampak terhadap kondisi nasional, baik secara langsung maupun tidak langsung. Ia menilai konflik tersebut tidak semata berkaitan dengan isu keagamaan, melainkan juga kepentingan geopolitik dan ekonomi global.
“Peristiwa di kawasan Timur Tengah bukan sekadar konflik regional, tetapi bagian dari agenda global yang berkaitan dengan penguasaan sumber daya dan jalur ekonomi dunia,” ujarnya.
Menurutnya, sejumlah dampak mulai dirasakan masyarakat, di antaranya pembatasan bahan bakar minyak (BBM), kenaikan harga avtur, serta potensi terganggunya distribusi ekonomi. Ia menambahkan, penyesuaian seperti kebijakan work from home (WFH) di beberapa sektor juga menjadi indikator kondisi global yang tidak menentu.
Dalam kesempatan tersebut, Asdar juga menyampaikan hasil Munas X LDII, termasuk penetapan kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LDII masa bakti 2026–2031. Dody Taufiq Wijaya ditetapkan sebagai Ketua Umum, sementara posisi Sekretaris Umum diemban oleh Tri Gunawan Hadi.
“Atas nama LDII Sulawesi Selatan, kami mengucapkan selamat, sukses, dan barokah atas terpilihnya kepemimpinan baru. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” katanya.
Selain sosialisasi hasil Munas, DPW LDII Sulawesi Selatan juga memaparkan berbagai kegiatan organisasi, khususnya selama Ramadan 1447 Hijriah. Di antaranya partisipasi dalam rukyatul hilal yang dilaksanakan di Observatorium Universitas Muhammadiyah Makassar bersama sejumlah organisasi kemasyarakatan.
LDII Sulsel juga melakukan kegiatan sosialiasi melalui pemasangan baliho ucapan Ramadan dan Idul Fitri di sejumlah titik strategis di Kota Makassar sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi dengan masyarakat.
Kegiatan pengajian umum tersebut berlangsung tertib dan dihadiri jamaah dari berbagai wilayah di Makassar. DPW LDII Sulawesi Selatan menyatakan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam pembinaan umat serta memberikan kontribusi positif dalam kehidupan bermasyarakat.
Oleh: Ilmaddin Husain (contributor) / Dita Rahmatia (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
