LDII Lampung Dukung Munas X 2026, Siap Jalankan Program Strategis

 

Bandar Lampung (19/4). Perhelatan akbar Musyawarah Nasional (Munas) X Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) resmi digelar di Pondok Pesantren Minhajurosyidin, Jakarta Timur, pada Selasa (7/4). Forum tertinggi organisasi ini tidak hanya menjadi ajang konsolidasi internal, tetapi juga penegasan posisi LDII dalam mendukung ketahanan nasional dan swasembada pangan di tengah ketidakpastian global.

Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso, dalam sambutan pembukaannya menekankan bahwa Munas X adalah pijakan penting untuk merumuskan program kerja organisasi yang lebih adaptif. Ia menegaskan pentingnya penguatan delapan klaster pengabdian LDII agar selaras dengan kebutuhan pembangunan nasional. “Indonesia harus menjadi lebih baik, dan kita harus terus menunjukkan kontribusi nyata. Munas ini bukan sekadar pergantian pengurus, melainkan momentum strategis agar dakwah kita menjadi bagian dari solusi bangsa,” tegas KH Chriswanto.

Pesan penguatan tersebut mendapat dukungan penuh dari pemerintah. Menteri Haji dan Umrah RI, KH Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan), yang hadir mewakili pemerintah, mengajak LDII menjadi jembatan yang efektif antara kebijakan negara dan masyarakat. “Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. LDII harus menjadi perekat bangsa melalui dakwah yang menyejukkan. Ketika kita berjalan bersama, Indonesia tidak hanya menjadi kuat, tetapi juga dihormati dunia,” ujar Gus Irfan.

Ia juga mengingatkan pentingnya kemandirian di sektor pangan, air, dan energi agar Indonesia memiliki daya tawar tinggi di kancah geopolitik. Sejalan dengan visi tersebut, Dirjen Politik dan PUM Kemendagri, Akmal Malik, mendorong LDII untuk mengedepankan “Dakwah Bil Hal” atau dakwah melalui aksi nyata, khususnya dalam menghadapi ancaman krisis pangan. “Kami mengajak LDII menjadi percontohan ormas yang unggul dalam penguatan ekonomi dan sosial. Mari kita bangun kolaborasi nyata untuk menjawab tantangan pangan ini melalui proyek-proyek percontohan di daerah,” kata Akmal.

Menanggapi arahan pusat dan pemerintah, Ketua DPW LDII Provinsi Lampung, M. Aditya, yang turut menghadiri Munas langsung di Jakarta menyatakan kesiapan jajarannya untuk mentransformasikan gagasan Munas menjadi aksi nyata di tingkat wilayah. Ia menilai arahan Ketua Umum dan para pejabat negara memberikan optimisme sekaligus tanggung jawab besar bagi daerah. “Kami sangat mengapresiasi penegasan Ketum LDII, KH Chriswanto Santoso. Sambutan tersebut memberi arah yang jelas bahwa Munas bukan sekadar forum evaluasi, melainkan momentum memperkuat peran organisasi dalam menjawab tantangan bangsa,” ungkap M. Aditya.

Secara khusus, Aditya menyoroti isu ketahanan pangan dalam pembukaan Munas. Menurutnya, Lampung memiliki posisi strategis sebagai lumbung pangan nasional yang siap disinergikan dengan program-program LDII. “Lampung memiliki potensi besar untuk mendukung penguatan daya tahan nasional. LDII Lampung berkomitmen untuk terus berkontribusi aktif, baik dalam memberikan gagasan maupun implementasi program ke depan. Kami siap menjadi bagian dari perumusan arah strategis ini,” tambahnya.

Keseriusan LDII Lampung dalam menyukseskan agenda nasional ini dibuktikan dengan kehadiran delegasi secara lengkap. Rombongan terdiri dari Ketua dan Sekretaris DPW, serta seluruh Ketua DPD Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung. “Kehadiran kami disini merupakan wujud komitmen kami untuk berperan aktif dalam setiap pengambilan keputusan organisasi. Kami ingin memastikan setiap kebijakan yang dihasilkan benar-benar aplikatif dan menyentuh kebutuhan masyarakat di wilayah Lampung,” pungkas Aditya. Munas X LDII 2026 ini dijadwalkan akan berlangsung selama tiga hari dengan agenda utama penetapan garis besar haluan organisasi dan pemilihan Ketua Umum baru dan kepengurusan periode 2026-2031.

Oleh: Yaumi Maulida Khosy (contributor) / FF (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

Leave a Reply

Your email address will not be published.