Pengurus LDII di Lampung Ikuti Munas X LDII Secara Daring Serentak di 15 Titik

Bandar Lampung (19/4). Antusiasme pengurus LDII di Provinsi Lampung tetap tinggi meski mengikuti jalannya Musyawarah Nasional (Munas) X LDII 2026 secara hybrid. Jajaran pengurus harian DPW LDII Lampung bersama seluruh pengurus DPD dari 15 kabupaten/kota menyimak seluruh rangkaian prosesi ini melalui platform Zoom, sejak Selasa (7/4). Berpusat di Sekretariat DPW LDII Lampung, para pengurus menyaksikan langsung arahan strategis Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso, serta pembekalan dari para pemateri seperti Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Perwakilan Kejaksaan Agung RI, Menteri Haji dan Umrah RI, dan pemateri lainnya.
Wakil Ketua DPW LDII Provinsi Lampung, Heri Sensustadi, menyatakan bahwa penggunaan format hybrid ini adalah bukti adaptasi organisasi di era digital. Meskipun sebagian delegasi hadir secara langsung di Jakarta, pengurus di daerah tetap solid mengikuti setiap tahapan Munas. “Arahan Ketua Umum mengenai delapan klaster pengabdian harus sampai ke seluruh lapisan pengurus di Lampung. Format daring ini justru mempercepat diseminasi informasi hingga ke tingkat yang paling bawah,” ujar Heri.
Ia menambahkan, poin penting mengenai “Dakwah Bil Hal” atau aksi nyata dalam ketahanan pangan yang ditekanakan Kemendagri menjadi catatan khusus bagi pengurus di daerah untuk segera diimplementasikan. Heri menjelaskan bahwa instruksi untuk mengikuti Munas secara daring ini dilaksanakan serentak oleh seluruh DPD LDII di 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Masing-masing kantor sekretariat DPD menjadi titik kumpul pengurus harian untuk menyaksikan pengambilan keputusan tertinggi organisasi tersebut. “Seluruh pengurus DPD saat ini terhubung secara virtual. Kehadiran daring ini tidak mengurangi esensi musyawarah. Justru ini menjadi momentum bagi kami di daerah untuk menyelaraskan kebijakan pusat secara real-time,” jelasnya.
Menanggapi harapan pemerintah agar LDII menjadi jembatan kebijakan nasional, Heri menegaskan kesiapan LDII Lampung menjadi penggerak daerah dalam mendukung kebijakan nasional “Kami mendengarkan langsung bagaimana pemerintah mendorong ormas menjadi perekat bangsa. Apa yang diputuskan di Jakarta hari ini, akan kami siapkan kerangka implementasinya di Lampung agar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ungkap Wakil Ketua DPW LDII Provinsi Lampung.
Dengan adanya kegaiatan Munas secara hybrid ini membuktikan soliditas LDII dalam menjaga ritme konsolidasi organisasi demi mewujudkan visi lima tahun ke depan. Di akhir, Heri berharap pelaksanaan Munas X secara daring ini dapat berjalan lancar sampai hingga hari esok, dan dapat menghasilkan kepengurusan baru yang baik, serta kebijakan-kebijakan dan program kerja yang inovatif sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
Oleh: Yaumi Maulida Khosy (contributor) / FF (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
